Senin, 28 Mei 2012 | 14:13 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PKB Imin: Ajakan Gus Dur Tak Efektif
Headline
Abdurrahman Wahid - inilah.com/ Raya Abdullah
Oleh: Raden Trimutia Hatta
web - Senin, 26 Januari 2009 | 11:03 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Seruan Ketua Umum Dewan Syuro PKB Abdurahman Wahid (Gus Dur) agar kader PKB memilih PDIP pada Pemilu 2009 tiak menjadi ancaman bagi PKB yang dipimpin oleh Muhaimin Iskandar. Sebab, PKB MUhaimin menilai, saat ini seruan Gus Dur sudah tidak seefektif dulu.

"Saya kira seruan Gus Dur saat ini sudah tidak efektif lagi. Buktinya waktu menyerukan Golput saja tidak ada yang merespon," ujar Ketua DPP PKB Nursyahbani Katjasungkana kepada INILAH.COM, Jakarta, Senin (26/1).

Menurut anggota Komisi III DPR RI ini, pemilih PKB sekarang sudah berbeda dengan pemilih PKB pada pemilu-pemilu sebelumnya. Pemilih PKB saat ini lebih rasional dan tidak bisa dipengaruhi oleh pihak manapun.

"Saya yakin kader PKB sudah cukup militan saat ini. Kader PKB cukup setia dan ideologinya tidak akan meninggalkan PKB. Gus Dur boleh saja menyerukan seperti itu, tapi keputusan tetap saja di tangan Muhaimin," katanya.

Namun, ia menjelaskan bahwa partainya tetap akan melakukan upaya mengantisipasi seruan dari pendiri PKB itu. Pihaknya akan membrikan penddidikan politik kepada konstituennya agar lebih rasional dalam menggunkan hak politiknya pada saat mencontreng pada 9 April.

"Selain itu, kita akan mengingatkan kepada warga NU bahwa PKB itu adalah satu-satunya partai yang benar-benar lahir dari rahim NU," pungkasnya. [mut/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.