INILAH.COM, Jakarta - Pada perdagangan Rabu (1/9) Rupiah dibuka di kisaran 9.040-9.050 atau menguat tujuh poin dibandingkan penutupan kemarin di kisaran 9.047.
Saat ini, rupiah sudah berada di kisaran 9.030-9.035. Analis valas Bank Rakyat Indonesia (BRI), Rahadyo Anggoro mengatakan rupiah menguat dipicu dari Kementerian Keuangan akan menerbitkan samurai bond pada Oktober 2010.
Selain itu, lembaga pemeringkat Jepang memberikan peringkat investment grade
untuk Indonesia. Hal tersebut memberikan sentimen positif kepada pelaku pasar. "Kenaikan peringkat Indonesia menjadi investment grade dan penerbitan samurai bond memberikan sentimen positif," kata Rahadyo saat dihubungi INILAH.COM, Rabu (1/9).
Selain itu, Rahadyo menuturkan, inflasi diprediksikan sekitar 1% pada Agustus 2010 atau lebih kecil dibandingkan Juli 2010 sebesar 1,57%. Pelaku pasar pun semakin percaya terhadap perekonomian Indonesia.
Pernyataan Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution mengenai inflasi pada 2010 akan
melebihi target pemerintah sebesar 6% akan berpengaruh terhadap rupiah. "Ekspor impor Indonesia diprediksikan lebih rendah dan neraca perdagangan meningkat membuat rupiah relatif stabil. BI pun akan menjaga nilai tukar rupiah tidak melewati 9.050," tambah Rahadyo.
Rahadyo meramal rupiah berada di kisaran 9.025-9.050 hari ini. [cms]