Minggu, 27 Mei 2012 | 00:59 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Hak Interpelasi Tak Perlu
Oleh:
web - Rabu, 1 September 2010 | 11:49 WIB
PARTAI Golkar yang komandani Aburizal Bakrie terus mewacanakan penggunaan hak interpelasi bagi anggota DPR terkait Insiden tapal batas yang berujung pada memburuknya hubungan Indonesia-Malaysia.
Golkar berpendapat hak interpelasi bertujuan untuk kebaikan bersama dan memperjelas permasalahan selama ini. penggunaan hak interpelasi juga bagian dukungan Golkar kepada pemerintah, sehingga tidak ada lagi kesan dari masyarakat seolah-olah pemerintah tidak berbuat apa-apa terkait hubungan Indonesia dengan Malaysia
Menurut saya, jika hak interpelasi dilaksanakan, hanya akan mengganggu kinerja pemerintah dan upaya diplomasi yang saat ini dilakukan. Penggunaan Hak interpelasi hanya menimbulkan ketidakpercayaan kepada pihak-pihak terkait yang selama melakukan diplomasi. Penggunaan hak interpelasi cenderung tidak mendukung pemerintah dan tak perlu dilakukan.
Memang semua masyarakat telah melihat respon pemerintah dalam hal ini bisa terbilang lambat, tetapi Golkar sebagai bagian dari pemerintah hendaknya tidak terlalu reaktif dengan mengusulkan penggunaan hak interpelasi.
Sebagai bagian dari pemerintah partai Golkar semestinya memberikan alternative yang lebih berwibawa dan kesatria bukan mengusulkan usulan yang multitafsir. Atau mungkin usulan interpelasi juga bagian manuver politik yang masih menginginkan jatah kursi menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu II, Hanyalah Tuhan dan yang punya usulan yang mengetahuinya.
Dody Candra, Griya Asri, Depok, Jawa Barat.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.