INILAH.COM, Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) telah menggunakan belanja modal sebesar Rp308 miliar hingga semester I 2010 dari belanja modal 2010 yang dianggarkan sebesar Rp2,3 triliun.
"Pada semester kedua 2010 belanja modal akan terserap banyak sesuai rencana. Belanja modal tidak terlalu terserap pada awal tahun karena tidak kajian dapat terlaksana," ujar Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk, Alwinsyah Loebis, Rabu (1/9).
Alwinsyah menuturkan belanja modal akan digunakan untuk proyek CGA Tayan di Kalimantan Barat. Nilai proyek tersebut sekitar US$450 juta dengan produksi sekitar 300 ribu ton CGA per tahun. Konstruksi diharapkan dimulai pada kuartal pertama 2011 dengan target penyelesaian Desember 2013. Perseroan akan mencari struktur pendanaan dari dana internal dan eksternal untuk CGA Alumina Tayan. "Kita sedang menjajaki pinjaman dengan JBIC untuk proyek CGA Alumina Tayan," kata Alwinsyah.
Selain itu, perseroan sedang mengerjakan proyek smelter grade alumina di Kalimantan Barat. Alwinsyah mengatakan investasi smelter grade alumina sekitar US$1 miliar. Kapasitas produksi sekitar 27 ribu per tahun.
Proyek lain yang sedang dikerjakan ANTM antara lain nikel pig iron. Kapasitas produksi nikel pig iron sebesar 225 ribu ton. Alwinsyah menuturkan, nilai investasi nikel pig iron sebesar US$150 juta. "Kita sedang melakukan feasibility study dan akan diupayakan selesai tahun ini," ujar Alwinsyah.
Menurut Alwinsyah, perseroan belum ada rencana untuk melakukan penawaran umum terbatas. Perseroan akan mencari dana internal dan pinjaman bank untuk pengerjaan proyek Antam. Saat ini Antam memiliki kas sekitar US$300 juta. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !