INILAH.COM, Jakarta - Saham Asia pada perdagangan Kamis (2/9) menguat tajam dipicu kenaikan Wall Street yang didorong peningkatan manufaktur AS dan China.
Indeks FTSE CNBC Asia 100 naik 0,5 persen ke 6.037,67. Saham Jepang naik 1,6 persen, bergerak menjauhi level terendahnya selama 16 bulan pada hari sebelumnya.
Indeks Nikkei N225 naik 142,60 poin ke 9.069,62 atau naik 1,2 persen dibanding Rabu di level 8.927,02, setelah jatuh ke level terendah di 8.796,45 sejak April 2009. Indeks Topix naik 1,3 persen menjadi 822,26.
Saham Seoul naik dipicu penguatan manufaktur di AS dan memicu optimistis meredanya kekhawatiran terhadap pemulihan global. Saham teknomogi LG Display naik 4%.
Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) naik 0,9 persen menjadi 1.780,49.
Saham Australia naik 1,2 persen pada Kamis, memperpanjang rally minggu ketiga minggu tertinggi setelah didorong data ekonomi, baik lokal dan global. Indeks S&P/ASX200 naik 54,7 poin ke 4.550,4 setelah penguatan Wall Street yang didukung data manufaktur AS dan China.
Kenaikan harga tembaga ikut mengangkat saham tambang, di mana saham Rio Tinto naik 2,2 persen di A $ 73,81. [cms]