Minggu, 27 Mei 2012 | 18:09 WIB
Follow Us: Facebook twitter
IPO, Harga Penawaran Harum Energy Rp5.000-6.300
Headline
IST
Oleh:
web - Kamis, 2 September 2010 | 10:55 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Harga penawaran saham PT Harum Energy sebesar Rp5.000-6.300 dan akan melepas 650 juta saham baru saat penawaran saham perdana initial public offering (IPO) nanti.

Dari prospektus ringkas Harum Energy disebutkan pelepasan saham ini terdiri dari saham baru sebanyak 200.000 lembar atas nama dan 450.000.000 lembar saham, biasa atas nama pemilik PT Karunia Bara Perkasa sebagai pemegang saham penjual yang ditawarkan kepada masyarakat. Nilia nominal saham sebesar Rp100.

Dengan penjualan saham divestasi, pelaksanaan peralihan kepemilikan saham yang berasal dari pemegang saham penjual kepada masyarakat akan dilakukan melalui mekanisme transaksi BEI pada hari pertama saham perseroan diperdagangkan di BEI.

Jika kelebihan pemesanan saham, pemegang saham penjual memberikan opsi kepada penjamin pelaksana emisi untuk dapat melakukan penjatahan lebih (over allotment) sampai dengan 65 juta saham biasa atas nama.

Harum Energy menunjuk PT Ciptadana Securities dan PT Mandiri Sekuritas. Adapun penggunaan dana dari IPO ini, antara lain US$50 juta digunakan perseroan dalam tahun 2010-2011 untuk pengembangan usaha produksi batubara pada anak perusahaan, termasuk PT Santan Batubara.

Sekitar US$30 juta untuk mendanai pengembangan usaha, pemeliharaan dan pembelian 10 unit kapal runda dan 10 unit kapal tongkang untuk meningkatkan kapasitas angkut batubara dengan tongkang sejalan dengan rencana peningkatan kapasitas produksi batubara di anak perusahaan dan sisanya untuk mendanai kegiatan eksplorasi dan pengeboran.

Adapun jadwal sementara Harum Energy tanggal efektif 24 September, masa penawaran awal 2-15 September, masa penawaran 28-30 September, penjatahan 4 Oktober, distribusi saham secara elektronik dan pengembalian uang pesanan 5 Oktober serta pencatatan di BEI 6 Oktober.

Hingga 31 Desember 2010, Harum Energy mencatat peningkatan laba bersih sekitar 537% menjadi Rp767,5 miliar dari Rp120,4 miliar sedangkan pendapatan usahanya pun naik 75,5% dari Rp2,575 triliun menjadi Rp4,518 triliun. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.