Minggu, 27 Mei 2012 | 18:09 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Investor Baru di Bank Kesawan Masih dalam Proses
Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh:
web - Kamis, 2 September 2010 | 11:49 WIB
INLAH.COM, Jakarta - PT Bank Kesawan Tbk (BKSW) masih memproses investor baru yang akan masuk ke Perseroan.

Menurut keterangan dari salah satu bagian corporate secretary Bank Kesawan kepada INILAH.COM, masuknya investor baru ini masih dalam proses finalisasi dan belum selesai. "Lagi proses," ujarnya tanpa bersedia menyebut nama investor tersebut.

Sebelumnya diberitakan perusahaan investasi asal Timur Tengah, Albarakah akan mengakuisisi Bank Kesawan dan mengubahnya menjadi bank umum syariah.

Direktur Perbankan Syariah Bank Indonesia (BI) Ramzi A. Zuhdi mengatakan Albarakah sudah sepakat dengan Bank Kesawan dan sekarang tinggal finalisasi proses jual beli. "Mereka mencari pengurusnya dulu, dewan pengawas syariah, komisaris hingga direksinya," ujarnya.

Selanjutnya, katanya, mereka akan menyusun anggaran dasar PT dan meminta izin dari Depkumham terutama menyangkut perubahan aktivitas perbankan itu dari konvensional menjadi bank umum syariah.

Ramzi menuturkan, perwakilan Albarakah di Indonesia secara otomatis akan berhenti karena sudah menjadi satu dengan bank umum syariahnya. "Kalau mereka mau proses akuisisinya cepat selesai, bila draft anggaran dasarnya sudah jadi, kita bisa menjalankan fit and proper test pengurusnya. Berdasarkan itu saja kita sudah bisa menjalankan proses selanjutnya," paparnya.

Ramzi menambahkan aksi korporasi tersebut berdampak positif bagi perkembangan industri syariah dan pembangunan ekonomi nasional, selain juga akan menambah cadangan devisa.

Grup Bosowa akan melepas 18,37% saham miliknya di Bank Kesawan. Bosowa memiliki Bank kesawan melalui Malomo Transportindo lewat rights issue pada Juli tahun 2009 lalu. Sksi korporasi ini dilakukan lantaran Bosowa akan berkonsentrasi pada bisnis semennya di Batam, PT Bosowa Semen Batam.

Sadikin Aksa, pengelola Malomo yang juga merupakan adik dari Erwin Aksa pernah mengungkapkan hingga akhir tahun 2010, Bank Kesawan tidak akan melakukan aksi korporasi apa pun, termasuk menjual saham milik Malomo di Bank Kesawan. Belum ada rencana penjualan, ujarnya saat itu. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.