INILAH.COM, Palembang - Permainan yang terorganisasi yang menjadi fokus Ivan Kolev membuahkan hasil. Sriwijaya FC melabrak Persib Bandung 6-0 pada penyisihan Grup B Inter Island Cup (IIC).
"Pada pertandingan kali ini, para pemain dapat menerapkan organisasi permainan yang baik, Sehingga dapat mengkonversikan peluang menjadi gol," terang mantan pelatih Timnas Indonesia itu di Stadion Jakabaring, Palembang.
Penampilan Laskar Wong Kito kali ini jauh berbeda dengan penampilan mereka saat dibekuk Persiba Balikpapan 3-0.
Pelatih asal Bulgaria itu menjelaskan, Saat melawan Persiba, permainan SFC tidak efektif, sehingga belasan peluang yang diciptakan tidak berbuah gol. Padahal, Persiba yang cuma mendapat lima peluang berhasil membuat tiga gol."
"Saya memberikan apresiasi kepada pemain yang mau bekerja keras dalam beberapa hari terakhir, dan mengubah permainan menjadi lebih baik saat berhadapan dengan Persib," sambungnya.
Permainan yang terorganisasi itu menjadi berbahaya setelah Sriwijaya berhasil memadukannya dengan serangan balik yang efektif.
"Beberapa gol tercipta berkat strategi serangan balik yang dijalankan, sedangkan Persib memang beberapa kali lambat mengantisipasi," ujar dia.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada suporter, karena mau berkorban memberikan dukungan kepada kami. Saya tahu mereka harus pulang larut malam setelah menyaksikan kami, karena pertandingan dimulai pukul 9 malam," ujar Kolev yang baru merebut kemenangan perdana sejak menggantikan Rahmad Darmawan.
Berdasarkan hasil ini "Laskar Wong Kito" dapat melenggang ke partai final IIC dan berjumpa Persiwa Wamena sebagai juara grup B, di Palembang, 5 September.
"Saya belum tahu akan menerapkan strategi apa untuk menghadapi Persiwa nanti. Yang pasti fokus utama saya adalah mengembalikan kebugaran pemain terlebih dahulu," kata Kolev. [nic]