INILAH.COM, Wolfsburg - Era baru dimulai di Juventus, harapan baru pun berkembang. Namun langkah pertama Si Nyonya Tua musim ini justru buruk, tumbang 0-1 dari Bari. Apakah ini karena kutukan Diego?
Juventus mengganti jajaran manajemennya, mulai dari presiden, direktur olah raga, hingga pelatih, namun harapan mereka akan 'reformasi' ini langsung menipis setelah tumbang di laga pertama musim 2010/11.
Diego sangat geram terhadap mantan timnya itu. Gelandang asal Brasil tersebut menuduh Juve melambungkan harapannnya untuk kemudian menghempaskannya ke tanah dengan cara menjualnya ke Wolfsburg.
Diego baru saja bergabung dengan klub asal Turin itu setahun lalu dari Werder Bremen. Namun sang gelandang menilai ini adalah kebijakan petinggi Juventus, bukan pelatih Luigi Del Neri.
Mereka mengkhianati saya, ujarnya kepada La Gazzetta dello Sport. Pertama Del Neri menunjukkan kepercayaannya kepada saya, mengatakan posisi saya aman di tim dan tak mungkin mengeluarkannya dari tim utama.
Tetapi di hari lain mereka memberitahu bahwa mereka memutuskan menjual saya. (Giuseppe) Marotta hanya menginginkan pemain Italia di timnya, dia membuat kesalahan, tegasnya.
Untuk menang, Anda butuh pemain hebat dari negara manapun dan dia tidak membeli satu pun pemain hebat. Kini ia menjual saya dengan harga yang sangat murah, geram Diego.
Sedemikian besarnya amarah Diego, ia mengucap kutuk Juventus takkan bisa memenangkan apapun.
Del Neri? Saya hanya sebentar melihat laga melawan Bari. Baik Del Neri maupun Marotta takkan pernah merebut Scudetto. Inter masih favorit, tetapi mereka harus berhati-hati dengan Milan, pungkasnya.