inovasi portal berita
Selasa, 7 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,998.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Dividen Newmont Siap Dongkrak BUMI

Headline
inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Ahmad Munjin
Jumat, 3 September 2010 | 08:31 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Saham BUMI, Jumat (3/9) diprediksikan menguat seiring sentimen positif dari pendapatan dividen PT Newmont Nusa Tenggara senilai US$90 juta. Saatnya beli saham ini!
Yuganur Wijanarko, senior researcher HD Capital mengatakan, potensi penguatan saham PT Bumi Resources (BUMI) hari ini terutama karena faktor perseroan yang mendapat sentimen positif dari dividen PT Newmont Nusa Tenggara senilai US$90 juta pekan ini.
Menurutnya, dividen tersebut akan digunakan BUMI untuk mencicil utang. Dengan proses pembiayaan utang yang berlanjut, utang yang jatuh tempo akhir tahun ini akan terbayar.
BUMI akan mengarah ke level resistance Rp1.740-1.840 dan kalau turun Rp1.680-1.630 sebagai level support-nya, katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Kamis (2/9).
Pada perdagangan kemarin, saham BUMI ditutup melemah Rp10 (0,58%) menjadi Rp1.690 dibandingkan sebelumnya di level Rp1.700. Harga tertingginya mencapai Rp1.740 dan terendah Rp1.680. Volume transaksi mencapai 62,8 juta unit saham senilai Rp107,06 miliar dan frekuensi 2.326 kali.
Karena itu pula, lanjut Yuganur, beberapa analis menargetkan harga BUMI di level Rp3.000 atau Rp3.200 bahkan ada juga yang menargetkan di level Rp3.400 dalam 12 bulan ke depan. Sebab, dengan pengurangan utang, earning per share (EPS)-nya akan naik, timpalnya.
Menurutnya, kalau BUMI konsisten melakukan pembayaran utang dengan berbagai skema aksi korporasi, tentu semua kewajiban perseroan tidak akan menggerus laba. Yang menghambat laju saham BUMI selama ini adalah faktor utang, timpalnya.
Karena itu, kemungkinan besar BUMI akan naik akhir pekan ini dan coba akan mendekati level psikologis Rp2.000. Apalagi, harga batubara di Newcastle sudah mengalami kenaikan signifikan dari level US$87 ke level US$91 per metrik ton, tuturnya.
Sementara itu, terkait rencana right issue, menurutnya masih belum ada kejelasan. Seharusnya September ini BUMI sudah melakukannya dengan nilai US$300 juta. Katanya sih harganya di atas Rp2.000. Tapi saya tidak mengerti bagaimana cara menjualnya, tukas Yuga.
Di sisi lain, imbuh Yuga, dari sisi sentimen market kondusif bagi laju saham BUMI. Pasar merespon positif peluang dipertahankannya BI rate di level 6,5% yang akan diumumkan BI Jumat (3/9) ini.
Jika BI rate dipertahankan di level rendah, menandakan likuiditas market, masih memadai, ungkapnya. Tapi, bagi BUMI sendiri lebih cenderung terpengaruh faktor internal terutama masalah utang daripada sentimen market.
Lalu, dari sisi sentimen negatif isu placement PT Adaro Energy (ADRO) di level Rp1.500-1700 diperkirakan sudah berakhir. Apalagi perseroan sudah membantahnya. Karena itu, ADRO berpeluang naik kembali sehingga positif bagi pergerakan saham di sektornya termasuk BUMI, ucapnya.
Dari sisi laba bersih ADRO memang turun 42%, sedangkan BUMI hanya terkoreksi 30,1%. Artinya, berdasarkan kinerja perusahaan, BUMI lebih baik dari ADRO. Apalagi, laba BUMI turun hanya gara-gara pajak. Sedangkan ADRO, labanya turun, karena memang kinerja turun seperti karena faktor cuaca dan kerugian kurs, jelas Yuganur.
Karena itu, lanjut Yuga, jika tanpa pajak, laba BUMI tidak turun sehingga orang seharusnya lebih positif melihat BUMI dibandingkan ADRO. Yuga tetap rekomendasikan buy untuk BUMI.
Saya targetkan Rp1.840 akan dicapai BUMI sebelum bursa tutup 7 September 2010 ini. Karena pada 8 Septermber sudah libur Idul Fitri 1431 Hijriah, tandas Yuganur. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.