INILAH.COM, Jakarta- Kekhawatiran pemerintah menyangkut layanan BlackBerry milik RIM ternyata benar-benar serius. Bahkan, Kemenkominfo dan KPK akan memaksa RIM membuat server lokal.
"Tim KPK sekitar 8 orang sempat mendatangi Kemenkominfo untuk membicarakan beberapa hal diantaranya cyber crime dan BlackBerry. Kami dan KPK akan bekerja sama mencari cara yg terbaik menyangkut masalah BlackBerry," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring saat ditemui Kamis (2/9).
Tifatul menegaskan bawa pihaknya akan membuat tim khusus dengan KPK untuk menyelidiki kemungkinan layanan BlackBerry disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Hal senada ditegaskan Gatot S. Dewa Broto, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo. "Seperti yg kita ketahui, data di BlackBerry sulit untuk dilacak. Oleh karena itu, dikhawatirkan koruptor memanfaatkan layanan ini untuk mencari aman."
Untuk saat ini,tim yang terdiri dari anggota KPK dan Kemenkominfo akan menyamakan pandangan soal permasalahan RIM.
Namun, Tifatul menyebutkan bahwa tim ini akan bertindak tegas terhadap RIM
"Pembahasan akan terus berjalan karena pemerintah ingin tegas sesuai dengan UU ITE 2008," ujar tifatul lagi.