INILAH.COM, Makassar - Menghadapi mudik lebaran 2010, Pertaminan Regional VII menjamin stok premium selama sepuluh hari ke depan sebanyak 48 ribu kilo liter.
"Mulai H-10 lebaran, Pertamina sudah mulai menjaga stok BBM agar bisa mencukupi konsumsi masyarakat selama berhari raya," ujar General Manajer Pertamina BBM Retail Reg VII Ferdy Novianto di kantor Pertamina Jalan Garuda, Makassar, Kamis (2/9).
Menurutnya, ketersediaan Premium menjadi sangat penting terutama saat puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi H-2. Saat itu, konsumsi premium diprediksi bisa melonjak hingga lima ribu KL atau setara kenaikan 15%.
Maka, untuk menjaga ketersediaan BBM pada saat mudik dan arus balik, Pertamina pun meyiapkan beberapa langkah antisipasi dalam pendistribusian BBM. Seperti, menyiagakan SPBU untuk beroperasi penuh 24 jam khususnya di dalam kota Makassar dan kota besar di Sulawesi serta beberapa titik di kabupaten.
Ferdy menjamin, penyaluran BBM akan normal mulai arus mudik hingga arus balik dengan ketersediaan dua ribu KL perhari untuk wilayah Sulsel. Menurutnya, untuk kondisi normal penyaluran BBM perhari mencapai 1.850 KL. "Kisarannya untuk wilayah Makassar mencapai 890 ton perhari. Adapun untuk wilayah Sulawesi mencapai empat ribu ton perhari," ujarnya.
Jumlah itu, lanjutnya akan bertambah dalam sepekan sebab ada kapal tangker yang sedang bertolak dari Kalimantan menuju Sulawesi. Adapun jumlah SPBU di Sulawesi mencapai 130-an yang beroperasi. Selain premium stok solar juga tetap terjaga di kisaran 62 ribu KL atau cukup untuk dikonsumsi di atas 13 hari dan stok kerosene dijaga antara 14-20 ribu KL atau cukup untuk konsumsi 11 hari. [ikl]