Selasa, 29 Mei 2012 | 04:54 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Seleksi Pimpinan KPK
Usut Korupsi Istana, Golkar Dukung Bambang Widjojanto
Headline
ambang Widjojanto - inilah.com/Wirasatria
Oleh: MA Hailuki
web - Jumat, 3 September 2010 | 08:32 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Komisi III DPR merasa dijebak atas diloloskannya Busyro Muqoddas dan Bambang Widjojanto sebagai calon pimpinan KPK.

Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo mengatakan, dengan pilihan yang ada Komisi III dipaksa untuk memilih Busyro Muqoddas sebaga pengganti Antasari Azhar.

"Dari dua nama yang ada partai-partai kan agak resisten kepada Bambang Widjojanto, seolah Komisi III dipaksa memilih Busyro Muqoddas," ujar Bambang kepada INILAH.COM Jumat (3/9).

Kendati begitu, Bambang mengatakan dirinya tidak akan mengikui alur jebakan pemerintah. Dia akan mendorong supaya Bambang Widjojanto terpilih menjadi pimpinan KPK.

"Kalau Busyro yang terpilih akan dikendalikan istana, lebih baik sekalian saja Bambang Widjojanto supaya dia bisa bawa KPK berantas korupsi di Istana," ujar Bambang.

Sebagaimana diberitakan, Panitia Seleksi (Pansel) Pimpinan KPK telah meloloskan dua nama untuk disodorkan ke Komisi III DPR. Kedua nama itu adalah Ketua Komisi Yudisial (KY) Busyro Muqoddas dan pendiri ICW Bambang Widjojanto. [mah]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.