Selasa, 29 Mei 2012 | 04:04 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Bergengsi, Situs SBY Jangan Sampai Jebol
Headline
presidensby.info
Oleh: Ellyzar Zachra PB
web - Jumat, 3 September 2010 | 10:52 WIB
INILAH.COM, Jakarta- Menkominfo menyatakan situs presiden RI mengalami 3 juta kali serangan sehari. Pakar TI mengingatkan situs itu jangan sampai bobol karena situs presiden sangat bergengsi.
Menurut pakar teknologi informasi Insitut Teknologi Bandung (ITB) Agung Harsoyo, pembajakan situs merupakan hal yang biasa bagi siapapun yang memiliki keahlian untuk itu, termasuk pada situs presiden.
Bisa jadi memang berniat untuk menyerang karena tidak suka atau malah iseng. Terkait situs presiden, para hacker mungkin ingin mengetes seberapa aman situs presiden ini, katanya saat dihubungi dari Jakarta Jumat (3/9).
Agung menyatakan situs presiden adalah hal yang bergengsi dan jangan sampai jatuh ke tangan hacker. Apapun masalahnya, situs presiden adalah hal yang bergengsi. Jadi, jangan sampai ini bisa rusak, tegasnya.
Para hacker, menurut Agung, memiliki sifat yang gemar menghadapi tantangan. Hacker sadar pengamanan sitsu presiden cukup tinggi, sehingga mereka ingin membuktikan sejauh mana kemampuan pengamanan situs tersebut.
Sebelumnya, Menkominfo Tifatul Sembiring menyatakan situs presiden pernah diserang hingga 3 juta kali dalam sehari. Namun pemerintah telah melakukan antispasi.

"Kita punya ID SIRTII (Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure) yang memiliki kemampuan lacak hacker. Ini adalah sarana antisipasi Indonesia," katanya[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.