INILAH.COM, Birmingham - Liga Primer akan kembali kedatangan sosok pelatih legendaris, setelah Gerard Houlllier menjadi kandidat terkuat calon pelatih Aston Villa.
Pelatih asal Prancis itu sempat sukses bersama Liverpool, menghadirkan Piala Liga, Piala FA, dan Piala UEFA sekaligus di musim 2000/01. Kini, ia berpeluang besar mengisi kursi di Villa yang baru saja ditinggalkan Martin ONeill.
Menurut Daily Mail, klub asal Birmingham itu menjadikan Houllier sebagai target utama mereka setelah jajaran manajemen mengadakan rapat awal pekan ini.
Manajemen Aston Villa telah mewawancarai sejumlah kandidat, termasuk Alan Curbishley, Sven Goran Eriksson, dan pelatih caretaker Kevin MacDonald. Namun, Houllier menjadi kandidat yang diunggulkan.
Namun belum diketahui jabatan pasti pelatih yang sempat menganggur selama tiga tahun ini. Houllier bisa menjabat sebagai pelatih atau bahkan sebagai direktur olah raga, dengan tugas utama mengatur kembali kebijakan pencarian bakat dan rekrutmen pemain.
Pelatih yang Jumat ini (3/9) tepat berusia 63 itu sudah tidak aktif lagi dalam dunia sepak bola selama tiga tahun terakhir karena masalah kesehatan. Ia pernah terkena serangan jantung saat memimpin Liverpool bertanding di Anfield.
Selama tujuh tahun di Anfield, Houllier telah menghabiskan 100 juta pound. Ia melakukan reformasi di Liverpool pada musim keduanya dengan merekrut tujuh pemain dan mendepak 10 pemain lama, termasuk gelandang legendaris Paul Ince dan Jason McAteer.
Ketenangannya dalam mengatasi perubahan radikal ini diharapkan Aston Villa dapat membantu mereka mengatasi perubahan besar-besaran yang sedang terjadi. Kepergian Martin ONeill diikuti juga oleh beberapa staf pelatih, membuat Villa kesulitan menerapkan program latihan.
Selain itu, beberapa pemain juga hengkang, termasuk bintang Timnas Inggris, James Milner, yang kini berkostum Manchester City. [nic]