INILAH.COM, Jakarta- Churchill diperkirakan memerintahkan seseorang untuk membunuh Benito Mussolini sebagai cara mencegah terbongkarnya surat rahasia yang ia kirim ke diktator Italia itu.
Winston Churchill, mantan perdana menteri Inggris, menurut Pierre Milza yang merupakan ahli sejarah fasisme di Italia, menginginkan kematian Mussolini sebagai cara mencegah terbongkarnya surat yang menunjukkan kekaguman Churchill atas pemimpin Italia itu sebelum Perang Dunia II.
Tidak ada keraguan, berdasarkan deklarasi publik tahun 1920 dan 1930-an bahwa Churchill adalah penggemar Mussolini bersama Roosevelt, kata Milza.
Churchill pernah mengatakan bahwa fasisme merupakan pandangan yang melayani seluruh dunia. Jika ia menjadi seorang warga Italia maka Churchill yakin akan memiliki pandangan ini, ujar Milza.
Berdasarkan keterangan di bukunya, The Last Days of Mussolini, Milza mengatakan bahwa ada banyak penjelasan yang menunjukkan Churchill tidak hanya berlibur di kawasan yang tidak jauh dari penculikan Mussolini.
Tidak hanya itu, berdasarkan dokumen Italia yang dirilis tahun 2004, seorang mantan partisan Italia Bruno Lotani pernah bekerja sama dengan agen Inggris untuk melakukan penangkapan kepada Mussolini.
Agen Inggris ini berasal dari kelompok operasi khusus. Ia bernama Robert Maccarone. Tugasnya adalah mencari dokumen rahasia. Namun, dokumen tersebut hingga saat ini belum ditemukan.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !