INILAH.COM, Jakarta - PT Borneo Lumbung Energy akan menyampaikan proposal dokumen penawaran umum saham perdana/initial public offering (IPO) setelah menyampaikan dokumen IPO dan paparan ke Bursa Efek Indonesia (BEI).
"Borneo diperkirakan akan menyampaikan dokumen IPO ke Bapepam-LK setelah keluar dari bursa. Diperkirakan awal minggu depan," tutur Kepala Biro Sektor Riil Bapepam-LK, Anis Baridwan di Jakarta, Jumat (3/9).
Anis menuturkan Borneo Lumbung Energy memang telah sounding untuk memasukkan dokumen penawaran umum saham perdana ke Bapepam-LK setelah dari BEI.
Sebelumnya, Direktur Penilaian BEI, Eddy Sugito mengatakan dokumen penawaran umum saham perdana PT Borneo Lumbung Energy telah disampaikan ke bursa. Diperkirakan PT Borneo Lumbung Energy akan melepas sekitar 25% saham ke publik. PT Borneo Lumbung Energy telah menunjuk PT CIMB Securities sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Diperkirakan PT Borneo Lumbung Energy akan mencatatkan saham perdana pada November 2010. Perseroan memiliki tiga tambang di Kalimantan Tengah. Perseroan telah memproduksi sekitar 2,4 juta ton pada 2009. [cms]