INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah merencanakan akan melepas kembali 10% saham PT Krakatau Steel pada 2011 dari target penawaran umum saham perdana (IPO) 30% dan akan ditawarkan tahun ini.
Deputi Privatisasi dan Restrukturisasi BUMN, Muhammad Yasin beralasan sesuai dengan restu DPR bahwa KS dapat melepas maksimum 30%. Namun Kementerian BUMN menyepakati pelepasan saham tersebut dilakukan bertahap. Artinya, pada semester II-2010 ini KS hanya melepas 20% saham ke publik. "Memang bertahap dilakukan pelepasan sahamnya. Sebab, dengan pelepasan 20% saja sudah cukup untuk penambahan kas perseroan," ujar Yasin di Kantor Kementerian BUMN, Jumat (3/9).
Artinya, jika KS melepas 20% saham, perusahaan baja ini akan mengantongi dana segar sekitar Rp4-5 triliun yang akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi perseroan.
Diakuinya, pelepasan saham berikutnya akan dilakukan dalam waktu enam bulan setelah IPO pertama. "Jadi tidak mungkin dilepaskan dalam waktu yang bersamaan ada local periodenya," pungkasnya. [cms]