INILAH.COM, Jakarta - Tingkat kepuasan rakyat terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono semakin menurun. Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) dianggap Wapres Boediono sebagai cambuk guna meningkatkan kinerja.
Demikian disampaikan jurubicara Wapres Yopie Hidayat di kantor Wapres, Jumat (3/9). Ia menilai survei tersebut merupakan cermin atau pandangan masyarakat terhadap hasil kerja SBY-Boediono.
"Jadi kalau memang masyarakat menilai bahwa bapak wapres masih kurang optimal, ini adalah masukan yang sangat berharga dan akan kami pakai sebagai bahan pertimbangan untuk bekerja lebih keras lagi. Dan mungkin teman-teman di sini yang lihat sehari-hari bisa merasakan dinamikanya," tuturnya.
Akan tetapi, lanjut Yopie, yang terpenting adalah hasil dari kebijakan pemerintah. Selain itu, apakah fungsi pemerintahan berjalan dengan baik. "Dan kita tahu masalah-masalah yang kita atasi itu sangat kompleks dan banyak, dan itu tentu saja akan kita atasi satu per satu," ujar Yopie.
Dijelaskan dia, fokusnya saat ini adalah pemerataan pembangunan sesuai Inpres 1/2010, dan 3/2010. "Kalau pak wapres jelas fokus pada mengatasi masalah pengentasan kemiskinan. Kami akan berkerja sekeras-kerasnya untuk mewujudkan atau memenuhi aspirasi masyarakat," tandas Yopie. [jib]