inovasi portal berita
Rabu, 8 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,998.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Konsumsi Dukung Rekor Baru IHSG

Headline
Oleh: Asteria
Jumat, 3 September 2010 | 16:21 WIB
INILAH.COM, Jakarta Akhir pekan ini, bursa saham Indonesia berhasil ditutup menguat. Saham sektor konsumsi terpantau memimpin kenaikan.

Pada perdagangan Jumat (3/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melesat 42,128 poin (1,34%) ke level 3.164,277. Indeks saham unggulan LQ45 juga naik 8,148 poin (1,38%) ke level 597,916.

Bursa sepanjang sesi berada di teritori positif. Dibuka menguat 0,51% ke level 3.138, indeks terus bergerak naik seiring aksi beli investor. Sehingga, pada sesi siang, IHSG sempat bertengger di angka 3.147 dan akhirnya ditutup di level 3.162.

Seorang pengamat pasar modal mengatakan, IHSG hari ini berhasil menguat, seiring apresiasi bursa regional merespon positifnya Wall Street. Hal ini didukung data inflasi Agustus yang di bawah ekspektasi pasar.

Saham-saham sektor konsumsi diburu para pelaku pasar modal seiring momentum bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri. Investor melakukan aksi beli karena pembelian hari ini akan dibayar setelah liburan lebaran, ujarnya.

Indeks Dow jones ditutup menguat 0.5% setelah riisnya data-data ekonomi yang membaik. Data jobless claim terpantau turun dan pending homes sales naik 5.2% pada Juli setelah menembus rekor terendah pada Juni kemarin.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dimana volume transaksi tercatat sebesar 4,812 miliar lembar saham senilai Rp 4,128 triliun, dan frekuensi 94.902 kali. Sebanyak 127 saham naik, 71 saham turun dan 84 saham stagnan.

Kenaikan bursa didukung aksi beli asing yang mencatatkan nilai transaksi beli (net foreign buy) sebesar Rp182 miliar. Dimana nilai transaksi beli mencapai Rp1,336 triliun dan nilai transaksi jual hanya Rp1,154 triliun.

Semua sektor terpantau menguat, dipimpin sektor konsumsi yang naik 3,5%. Disusul sektor perdagangan yang naik 2,2%, manufaktur 1,9%, industri dasar 1,5%, dan finansial 1,15%. Demikian pula sektor tambang yang terangkat 1,03%, perkebunan 0,7%, infrastruktur 0,6%, aneka industri 0,4% dan properti 0,04%.

Emiten sektor konsumsi yang terapresiasi antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 4.55 ke Rp 48.000, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 800 ke Rp 21.250,

Sedangkan emiten lain yang menguat adalah Indomobil (IMAS) naik Rp 1.150 ke Rp 7.100, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 900 ke Rp 38.000, Indocement (INTP) naik Rp 400 ke Rp 18.150.

Di sisi lain, beberapa emiten juga mengalami koreksi, seperti Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 100 ke Rp 3.800, Hexindo (HEXA) turun Rp 50 ke Rp 5.150, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 50 ke Rp 5.250, Astra International (ASII) turun Rp 50 ke Rp 50.000.

Penguatan IHSG didukung bursa regional Asia yang didominasi penguatan, kecuali indeks Shanghai yang turun tipis 0,38 poin (0,01%) ke level 2.655,39. Sedangkan indeks Hang Seng menguat 102,58 poin (0,49%) ke level 20.971,50, indeks Nikkei-225 naik 51,29 poin (0,57%) ke level 9.114,13 dan indeks Strait Times naik tipis 6,96 poin (0,23%) ke level 2.993,62. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.