INILAH.COM, Roma - Sebenarnya, Marco Borriello bisa saja bermain di Inggris bersama Manchester City, atau di Spanyol bersama Madrid. Namun ia memilih tetap di Italia dan bermain untuk AS Roma.
Hal ini diungkapkan sang agen, Tiberio Cavalleri, yang juga mengungkapkan tim lain yang tertarik terhadap penyerang Timnas berusia 28 tahun itu.
Juventus juga pernah mengadakan negosiasi untuk sang bomber, namun Bianconeri tidak bisa menemukan titik temu dengan Milan, klub pemilik. Hal ini memberikan kesempatan kepada tim lain untuk melayangkan tawaran, dan Roma yang akhirnya berhasil.
Hari Senin Roberto Mancini menelepon saya dan kami berbicara. Dia ingin Marco di City, tetapi saya katakan Marco hanya tertarik bermain di Liga Champions, ujar sang agen kepada Il Corriere dello Sport.
Lalu pada hari Selasa, kejuatan besar datang dari Real Madrid. Tetapi Karim Benzema tentu tidak hengkang dari Marseille hanya untuk menjadi cadangan, sambungnya.
Borriello kemudian memilih bergabung dengan Il Lupi karena berhasil diyakinkan sang presiden klub, Rosella Sensi serta gelandang Timnas Italia, Daniele de Rossi.
Dia bergabung dengan mereka karena keyakinan dan semangat yang ditunjukkan Sensi dan De Rossi lewat SMS, ungkapnya.
De Rossi dikabarkan memberikan pesan singkat kepada Borriello, yang berbunyi, Mari pergi dan meraih kemenangan, dengan dialek Roma.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !