inovasi portal berita
Kamis, 9 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,988.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Saham Teknologi Angkat Bursa Asia

Headline
IST
Oleh: Asteria
Jumat, 3 September 2010 | 19:45 WIB
INILAH.COM, Singapura Bursa Asia ditutup menguat Jumat (3/9), dipimpin perusahaan teknologi. Hal ini menyusul laporan AS yang menunjukkan kenaikan tak terduga pada data pending home sales dan penjualan ritel.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,5% ke level 119,87, memperpanjang kenaikan untuk hari ketiga. Indikator ini naik 2,6% pekan ini, setelah pemerintah Jepang menyatakan sedang menyiapkan rencana stimulus baru untuk membantu bisnis yang terancam penguatan yen. Selain adanya laporan yang menunjukkan bahwa manufaktur Cina dan AS, serta perekonomian Australia, tumbuh lebih cepat dari perkiraan ekonom.

Indeks MSCI Asia Pacific telah turun 2,1% dari level tiga bulan tertinggi pada 6 Agustus. Hal ini akibat penguatan yen ke level 15 tahun tertinggi atas dolar AS dan mengecewakannya data AS yang memicu kekhawatiran pertumbuhan global. Laporan pemerintah AS dirilis bulan lalu menunjukkan, pesanan atas barang tahan lama, meningkat di bawah perkiraan pada Juli. Selain itu, pekerja yang diperkerjakan perusahaan juga lebih sedikit.

Naoki Fujiwara, yang membantu mengawasi sekitar US$ 6 miliar di Shinkin Asset Management Co, Tokyo mengatakan, investor saat ini agak lega karena pergerakan turun ekonomi global telah berhenti sepekan ini. Tapi investor tidak akan langsung masuk pasar bursa, karena masih adanya ketidakpastian yang kuat," katanya.

Indeks Nikkei 225 Jepang dan indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,5%. Sedangkan indeks Taiex Taiwan terangkat 1,4%, seiring rally perusahaan teknologi di negara tersebut. Indeks Kospi Korsel dan indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,2%. Indeks di bursa Filipina menguat 1,9%, tertinggi di antara indikator Asia Pasifik. Hal ini akibat penguatan mata uang peso ke level tertinggi dalam 3 bulan.

Di perdagangan New York kemarin, indeks naik 0,9%, membukukan keuntungan terbesar dalam dua hari sejak awal Juli. Hal ini terjadi setelah data pending home sales AS naik 5,2% pada Juli. Sedangkan menurut Ritel Metrik Inc, penjualan di gerai pada 30 jaringan ritel AS akan naik 3,5% pada Agustus, mengalahkan perkiraan analis sebesar 2,8%.

Juichi Wako, strategist senior Nomura Holdings, Tokyo, mengatakan pesimisme berlebihan tentang ekonomi AS akan segera berakhir. "Pasar benar-benar pesimistis, tetapi pencerahan mulai tampak pekan ini," katanya.

Sony Corp, produsen elektronik yang 22% penjualannya diperoleh dari AS, naik 2,4%. James Hardie Industries SE, penjual terbesar home siding AS, naik 2,1% di Sydney. Wintek Corp, Produsen komponen untuk iPads Apple Inc, melonjak 7% di Taipei, menyusul naiknya penjualan Agustus. Sedangkan OZ Minerals Ltd, produsen tembaga dan emas Australia, terangkat 4,2% karena naiknya harga komoditas.

Indikator perusahaan-perusahaan teknologi membukukan kenaikan terbesar di antara 10 kelompok industri dalam indeks MSCI di tengah ekspektasi meningkatnya permintaan.

Di Taipei, Wintek Corp. naik 7%, apresiasi terbesar kedua di MSCI Asia Pacific, setelah perserain mengatakan pendapatan pada Agustus akan naik 17% dari bulan sebelumnya. Chimei Innolux Corp., produsen LCD Taiwan terbesar, melonjak 6,9%, ditengah spekulasi permintaan kuartal keempat untuk elektronik konsumen akan meningkat dari tiga bulan sebelumnya.

PT Indosat, operator telepon kedua terbesar di Indonesia, meningkat 6,6% setelah Deustche Bank AG mengangkat rekomendasi jadi menahan dari jual. Produsen bahan mentah menguat setelah minyak mentah untuk pengiriman Oktober naik 1,5% kemarin di New York. Indeks 6 logam di London Metal Exchange, termasuk aluminium dan tembaga naik di hari keduanya ke level tertinggi sejak 30 April.

OZ Minerals Ltd, yang memiliki pertambangan di Afrika dan Asia, naik 4,2%, tingkat tertinggi sejak Oktober 2008, di Sydney. Mitsubishi Corp, pedagang komoditas terbesar di Jepang naik 1%. Sedangkan Inpex Corp, eksplorer minyak terbesar di Jepang, naik 2,5%.

Di antara saham yang mengalami penurunan hari ini, Esprit Holdings Ltd, perusahaan pakaian terbesar yang terdaftar di Hong Kong, anjlok 5,4%, setelah JPMorgan Chase & Co dan CIMB Group Holdings Bhd memotong peringkat mereka di saham. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.