INILAH.COM, Jakarta - Iring-iringan rombongan mobil presiden sering kali dikritik menjadi salah satu penyebab macet. Tidak hanya warga masyarakat ibukota, Presiden SBY pun mengaku jadi korban macet.
"Bicara kemacetan, ini saya juga sering menjadi korban. Saya bekerja di kantor selama tiga hari tiga malam tidak keluar, mungkin ada kemacetan, langsung telepon. 'Pak SBY apa baru lewat tempat ini? Lewat di mana? Saya di kantor ini'. Jadi Kalau macet pasti presiden lewat ini," kata Presiden SBY dalam acara buka puasa dengan KADIN, di JCC, Jakarta, Jumat (3/9).
Dikatakan presiden, selama menghadiri undangan buka puasa bersama Ketua DPR, Ketua DPD, BRI, Mabes TNI, dan Mabes Polri, dirinya selalu datang dua kali lipat lebih lama. "Saudara tahu biasanya dari kantor saya di Istana sampai tempat itu seperempat jam, saya dua kali lipatkan setengah jam. Jadi hampir seperempat jam saya sama dengan yang lain, menunggu," ujarnya.
Tadi, lanjut presiden, dari Cikeas biasanya sampai ke JCC dalam waktu setengah jam, tapi kali ini harus menempuh waktu satu jam.
"Saya juga sama menunggu, jadi tolong Jangan terlalu cepat kalau macet pasti presiden lewat," tukasnya. [ikl/mah]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !