INILAH.COM, Jakarta - Lebaran tak hanya dirayakan kaum muslimin. Perbankan, justru lebih sibuk mempersiapkannya. Tak terkecuali, Lebaran 2010. Bank-bank ramai menyediakan uang triliuan rupiah.
Di antaranya PT Bank Mandiri. Bank pelat merah ini, menyediakan uang kartal sebesar Rp14,5 triliun untuk kebutuhan lebaran tahun ini. Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini mengatakan, uang sebesar itu setara dengan Rp1,03 triliun per hari dan untuk kesiapan selama 2 minggu sebelum lebaran.
Sebanyak 30% dari dana tersebut berada di daerah Jabodetabek dan sisanya di Medan, Semarang, Surabaya, dan lain-lain. Untuk mengantisipasi transaksi menjelang lebaran, Bank Mandiri juga telah menyediakan 5.305 ATM, kata Zulkifli, baru-baru ini.
Mandiri juga menyediakan 16.880 ATM bersama di seluruh Indonesia atau total menjadi 22.185 unit. Perseroan memastikan Mandiri ATM selalu siap memenuhi kecukupan uang dengan monitoring didukung para profesional. Bank Mandiri juga menyiapkan dana sebesar Rp800 miliar per hari di seluruh ATM atau naik 20% dari hari biasa.
Lebih jauh dia menjelaskan, meski kantor cabang tutup pada 9-13 September 2010, sesuai kerjasama dengan Pertamina untuk penyediaan BBM dan non BBM, Bank Mandiri telah menyiapkan 120 cabang di seluruh Indonesia untuk setoran BBM dan non BBM pelanggan Pertamina.
Bank pelat merah lainnya, Bank Negara Indonesia (BNI) juga melakukan hal serupa. Untuk melayani kebutuhan uang tunai menjelang Idul Fitri 1431 H yang diperkirakan jatuh pada Jumat (10/8), BNI juga meningkatkan persediaan uang tunai guna memasok 4.011 ATM dan 967 cabang di seluruh Indonesia.
BNI mengantisipasi kenaikan transaksi permintaan uang antara 10% hingga 30% selama periode 26 hari, sejak 25 Agustus 2010 (H-16) hingga 19 September 2010 (H+7). Total persediaan uang tunai BNI selama periode ini diperkirakan mencapai Rp37,9 triliun, ujar Suwoko Singoastro, Direktur Operasional & Teknologi Informasi BNI.
Suwoko juga menjelaskan bahwa selain menaikkan persediaan uang tunai, BNI juga mengintensifkan pemantauan atas sistem IT, atas seluruh jaringan ATM-nya. Saat ini, service level ATM BNI mencapai 98,83% dan terus ditingkatkan untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah.
Untuk menjamin kinerja ATM terutama di masa liburan, BNI menyiagakan seluruh ATM regional center, yang berjumlah 23, di seluruh Indonesia. Ke-23 ATM regional center tersebut, bertanggung jawab atas ketersediaan uang tunai, memastikan ATM senantiasa berfungsi, pemeliharaan sarana, termasuk memastikan kebersihannya.
Tak ketinggalan, PT Bank Central Asia (BCA). Bank swasta ini menyiapkan kebutuhan dana cash menjelang puasa dan hari raya Idul Fitri sebesar Rp30 triliun. Dana tersebut akan disebar di berbagai anjungan tunai mandiri (ATM) dan kantor kas.
Demikian disampaikan Wakil Direktur Utama BCA, Jahja Setiaadmadja. Perkiraan sementara kebutuhan dana cash jelang puasa dan Lebaran dari 20 Agustus 2010 sampai 14 September 2010 atau 26 hari sebesar Rp30 triliun, jelas Jahja.
Menurut Jahja, dana yang disediakan BCA pada periode tersebut meningkat 12,5% dibandingkan hari biasa. Kita siapkan dana memang lebih dari biasanya. Pada periode tersebut dana cash naik 12,5%, ungkapnya.
Dia menambahkan, dengan stok dana yang disebar di berbagai ATM dan kantor cabang, diharapkan kebutuhan masyarakat akan tercukupi. Diharapkan dapat memenuhi semua kebutuhan masyarakat jelang puasa dan hari raya, imbuhnya.
Di atas semua itu, di samping peningkatan kewasdaan terkait keamanan nasabah oleh pihak bank, para nasabah pun diharapkan tetap waspada atas ancaman berbagai bentuk perampokan seperti hipnotis dan penodongan. Jangan sampai, alih-alih merayakan Lebaran, Anda justru mendapat bencana. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !