INILAH.COM, Jakarta Bank Indonesia (BI) mengklaim telah mengupayakan pemberantasan uang palsu (upal) yang makin menjadi saat lebaran. BI telah mensosialisasikan jurus 3D kepada masyarakat.
Hal ini diungkapkan oleh Direktur Peredaran Uang Bank Indonesia (BI) Muhammad Dahlan di Jakarta, Jumat (3/9). BI menurutnya, selalu mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati.
Masyarakat dihimbau untuk tetap melakukan cara-cara manual pemeriksaan uang 3D. "Dilihat, diraba, diterawang, serta dilaporkan," tambah Dahlan.
Jawabn BI adalah tanggapan atas kasus peredaran uang palsu yang meningkat tajam. Bahkan dikabarkan, uang palsu kini lolos pemeriksaan mesin detector di bank.
Terkait hal itu, Dahlan menegaskan BI terus memperbaiki security features. Sehingga tingkat pemalsuan dapat ditekan. BI juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, kilah Dahlan. [ikl]