INILAH.COM, Jakarta - Sebagai pendatang baru di blantika musik di tanah air mungkin nama Mahkota Band masih relatif baru. Namun di daerah kelahiran mereka Cianjur, Jawa Barat, nama kelompok musik ini menjadi garansi dan kerap manggung dalam pergelaran penting.
Band yang digawangi Imeng (vokal), Rangga (bass), Ega (gitar),Dino (drum) dan Verry (keyboard) selalu menjadi langganan pengisi panggung-panggung musik di Cianjur dari mulai acara berskala kecil dan besar.
Karya barudak Mahkota tak hanya nyaring di panggung-panggung off air. Di beberapa stasiun radio lagu-lagu mereka seperti Jangan Ganggu Dulu, Terakhir X, dan Manusia Terburuk banyak disukai dalam ajang request.
Meski di daerahnya jauh lebih dikenal, namun Mahkota, bukan band jago kandanng. Respons positif terhadap kehadiran anak-anak Mahkota juga ditunjukkan oleh penggemarnya seseperti Sukabumi, Karawang dan Cirebon. Saat mereka mengikuti rangkaian pentas seni (pensi) yang digagas majalah remaja terbitan ibukota, teen menjadi buktinya.
Keikutsertaan Mahkota di arena pensi teen terbilang suprprise. Maklum pensi itu lebih mengutamakan band major label.
"Sementara kala itu kami belum berlabel, masih indie," ujar Rangga kepada INILAH.COM, Jumat (23/1).
Kejutan lain mereka peroleh saat dipercaya mengisi Semarak Kemerdekaan tahun silam oleh tabloid Bintang Indonesia. Saat itu Bintang Indonesia Group menggelar hiburan di tiga titik, yaitu Bogor, Bekasi dan Tangerang.
Bekasi dimeriahkan Garasi Band, Tangerang oleh Seventeen. Untuk Bogor, Mahkota didaulut untuk tampil semarak. "Alhamdulillah kami dipercaya, padahal kami belum bergabung dengan perusahaan dapur rekaman," ujar Imenk.(bersambung)[L1]