INILAH.COM, Jakarta - Penjualan ban sepeda motor dan mobil meningkat dua kali lipat jelang Lebaran tahun ini. Demi kenyamanan, pemudik biasanya rutin mengganti bannya jelang mudik ke kampung halamannya.
"Permintaan ban, khususnya ban sepeda motor, pada musim mudik naik dua kali lipat. Biasanya kami hanya menjual 17.000 ban per bulan di Jabodetabek, tapi seminggu terakhir naik 10%," ujar M Zein Saleh, Public Relations Manager PT Multistrada Arah Sarana (MASA), produsen ban Achilles (ban mobil) dan Corsa (ban sepeda motor), Sabtu (4/9).
Zein menambahkan, peningkatkan penjualan juga terjadi pada ban mobil pada musim mudik kali ini. "Kalau untuk penjualan ban mobil tidak terlalu signifikan, yaitu 3% hingga 4% dari biasanya penjualan kami 9.000 ban per bulan untuk Jabodetabek," ujarnya.
Sementara itu, Manajer Pemasaran Surganya Bikers (SGB) Bagus Ardian mengatakan bahwa penjualan ban sepeda motor juga naik dua kali lipat hingga Sabtu (4/9) atau H-7.
"Kami biasa menjual 10-15 ban per hari. Tapi pada musim mudik kali ini, kami bisa menjual 25-30 ban/hari," ujar Bagus Ardian ketika dihubungi INILAH.COM, Sabtu (4/9).
Sementara itu, meningkatnya volume penjualan disebabkan membaiknya pasar domestik untuk original equipment (pembuatan ban untuk industri otomotif) serta peningkatan pasar domestik untuk replacement.
MASA juga menunjukkan kinerja yang baik selama semester pertama tahun ini dengan laba bersih tumbuh 37,08% menjadi Rp89,39 miliar.
Ketua Umum Asosiasi Produsen Ban Indonesia (APBI) A. Azis Pane sebelumnya menegaskan pihaknya optimistis total penjualan ban buatan lokal pada tahun ini menyamai posisi 2008, yakni di kisaran 41 juta unit. [mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !