inovasi portal berita
Selasa, 7 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,998.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Manufaktur dan Perumahan AS Masih Topang Rupiah

Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Ahmad Munjin
Senin, 6 September 2010 | 06:30 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Senin (6/9) diprediksikan menguat tipis. Risk appetite tumbuh akibat positifnya data manufaktur dan perumahan AS.

Ariston Tjendra, periset dan analis PT Monex Investindo Futures mengatakan, potensi penguatan rupiah awal pekan ini dipicu oleh kembali tumbuhnya risk appetite (hasrat pasar pada aset-aset berisiko), sehingga dolar AS melemah.

Hal ini dipicu respon positif pasar atas data manufaktur dan perumahan AS di pekan lalu. Rupiah akan bergerak dalam kisara support 8.980 dan 9.020 sebagai level resistance-nya, katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta.

Ariston menjelaskan, kalau dilihat dari sisi grafik, pekan lalu, ada kabar bagus dari AS. Di antaranya, adalah aktivitas manufaktur, yang memicu market sedikit terbawa positif. Sebab, membaiknya data tersebut, memungkinkan perlambatan ekonomi AS tidak separah yang diperkirakan, ujarnya.

Dolar AS tertekan setelah rilisnya data aktivitas manufaktur AS, sehingga rupiah pun secara otomatis terangkat. Selain itu, data penjualan rumah tertunda (pending home sales), yang diproyeksikan minus 1,3% ternyata dirilis plus 5,2%.

Tapi, penguatan rupiah tidak akan sekencang sebelumnya. Sebab, di level-level mendekati 9.000, secara teknis merupakan tahanan yang sangat kuat, ungkap Ariston.

Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, ditutup naik tipis 8 poin (0,08%) ke level 9.000/9.008 per dolar AS. [ast]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.