inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Axis Dirikan BTS Tenaga Hidrogen

Headline
Axis
Oleh: Augusta B. Sirait
Jumat, 30 Januari 2009 | 20:18 WIB
INILAH.COM, Jakarta- Setelah membangun BTS bertenaga surya, Axis mengoperasikan BTS bertenaga hidrogen. BTS ramah lingkungan itu berlokasi di Sei Mencirim, Deli Serdang Sumatera Utara.

"Terobosan ini dapat memungkinkan kami untuk membangun jaringan di area-area yang saat ini belum dapat kami layani. Kami juga ingin menggunakan alternatif energi yang tergantikan dengan biaya murah serta aman bagi lingkungan dibandingkan dengan pembangunan jaringan telekomunikasi dengan metode tradisional," kata Chief of Technology Officer AXIS Muslim Khan.

BTS yang ramah lingkungan itu menggunakan hidrogen sebagai bahan bakar yang akan menyediakan tenaga cadangan apabila pasokan listrik PLN mengalami gangguan.

BTS bertenaga hidrogen ini mengunakan teknologi termutakhir dimana gas hidrogen dikonversikan langsung dalam suatu reaksi elektrokimia menjadi tenaga listrik. Sisa pembuangan dari proses ini adalah air murni, yang sama sekali tidak membahayakan lingkungan.

Sebelumnya, Axis telah mengoperasikan BTS bertenaga surya di Minas Barat. Dua menara telekomunikasi ramah lingkungan ini merupakan bagian dari inisiatif hijau yang dilakukan Axis dalam menjalankan tanggung jawab terhadap lingkungan.

BTS bertenaga hidrogen di Sei Mencirim ini menggunakan sel bahan bakar Premion T3000 yang diproduksi oleh P-21 di Jerman. P-21 adalah salah satu dari sedikit perusahaan yang memproduksi sel bahan bakar yang dapat diaplikasikan pada industri telekomunikasi. Sel bahan bakar ini menggunakan gas hidrogen untuk komersial yang dikirimkan ke lokasi BTS dalam bentuk silinder serta dapat memproduksi 3kW tenaga pada 48 V DC saat mesin bekerja.

Sumatera Utara dipilih sebagai lokasi pertama pemanfaatan sel bahan bakar ini karena telah dilakukan beberapa percobaan baik untuk teknologi sel bahan bakar dan pasokan bahan bakar gas hidrogen. Lokasi ini secara khusus dipilih oleh Tim Axis di Sumatera dari beberapa lokasi menara Axis yang paling sering mengalami kekurangan pasokan listrik PLN.

Umumnya, generator bertenaga diesel akan difungsikan apabila pasokan listrik PLN terganggu. Namun pada BTS hidrogen, sel bahan bakar dapat digunakan sebagai pasokan tenaga cadangan.

Axis meluncurkan Program Hijau-nya tahun lalu dan merupakan operator yang aktif dalam program Green Power for Mobile Program yang digagas oleh GSM Association. Axis juga pernah mendapatkan nominasi untuk kategori Green Mobile Award pada Mobile Asia Congress 2008 yang baru-baru ini diselenggarakan di Macau.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.