INILAH.COM, Woking - Pembalap McLaren, Jenson Button, masih belum bisa meredakan amarah terhadap Sebastian Vettel setelah pembalap Red Bull itu membuatnya tersingkir di GP Belgia.
Button terpaksa out dari Grand Prix Belgia saat cukup aman berada di posisi kedua, setelah Vettel lepas kendali saat mencoba menyalip pembalap asal Inggris itu. Insiden itu akhirnya terjadi setelah sebelumnya pembalap asal Jerman itu berulang kali terlihat terlalu bernafsu mendahului Button.
Tabrakan itu membuat Button tertinggal 35 poin dari rekan setimnya, Lewis Hamilton, yang kokoh di puncak klasemen dengan 182 poin. Button mengaku belum bisa memahami cara berpikir Vettel.
Pandangan saya masih belum berubah, tegas Button. Tadinya saya cukup bingung dengan apa yang dilakukan Sebastian. Kini, saya masih merasa apa yang dilakukannya benar-benar tidak perlu.
Dia tidak perlu menyalip saya di situ, dan saya sendiri tak berusaha menutupnya, jadi harusnya mobilnya tak perlu sefrontal itu saat menabrak saya, lanjutnya.
Yang paling menjengkelkan adalah saya kehilangan poin yang sangat besar. Saya tahu masih ada 150 poin lagi untuk direbut, tetapi itu tak terlalu membantu karena sekarang saya tertinggal 35 poin dari Lewis, terang Button.
Semuanya masih mungkin, tetapi untuk saat ini Anda harus bisa mengambil poin sebanyak mungkin, dan insiden di Spa itu benar-benar tidak perlu, geramnya.