inovasi portal berita
Selasa, 7 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,998.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

SBY: Indonesia Perlu Konsensus Bak Amerika & China

Headline
Presiden SBY - inilah.com/Wirasatria
Oleh:
Minggu, 5 September 2010 | 21:14 WIB
INILAH.COM, Cikeas - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menilai perlunya Indonesia memiliki konsensus sebagai dasar kemajuan Indonesia, seperti konsensus yang dimiliki oleh Amerika Serikat dan China.

Hal ini diungkapkan SBY dalam sambutan acara buka puasa bersama dengan pimpinan partai politik koalisi SBY-Boediono di Puri Cikeas, Bogor, Minggu (5/9)

Membandingkan dengan konsensus Washington dan konsensus Beijing, Presiden mengatakan, bisa jadi konsensus Jakarta bila bisa diwujudkan akan memiliki enam pilar.

Pilar pertama adalah menjalankan demokrasi bersama penegakan hukum sekaligus menjaga stabilitas.

Pilar kedua adalah peranan pemerintah dalam ekonomi dijalankan tapi nilai konstruktif dalam kaidah pasar agar kompetitif tidak boleh diabaikan.

Pilar ketiga, menurut Presiden adalah meskipun ekonomi nasional sudah terintegrasi dengan ekonomi internasional. Namun, bukan berarti multinasional corporation yang diutamakan namun juga memperhatikan usaha kecil dan menengah.

"Elemen yang keempat, pertumbuhan penting namun harus diikuti pemerataan dan keadilan sosial sekaligus pemeliharan lingkungan yang baik," katanya.

Pilar kelima, yang penting juga diperhatikan menurut Presiden, mendorong pasar domestik.

"Bila masyarakat kita semakin besar daya beli, maka pasar dalam negeri akan semakin kuat dan hidup," katanya.

Dan pilar yang keenam adalah pemerintahan presidential dengan sistem multi partai.

"Bangsa ini bangsa kita sendiri, kita sah dan dibenarkan untuk memikirkan sistem nasional yang cocok untuk bangsa kita. Kita tidak harus ikut-ikutan ambil model negara mana pun yang belum tentu bila diterapkan di Indonesia membawa keberhasilan," kata Presiden. [ant/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.