INILAH.COM, Semarang - Arus mudik melalui jalur selatan terganggu akibat banjir melanda beberapa kawasan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Banjir tersebut disebabkan sebagian besar drainase yang berada di sisi kiri maupun kanan ruas jalan tidak mampu menampung air, sehingga meluap ke jalanan.
Selain itu, kondisi jalan yang menanjak mengakibatkan arus luapan air dari drainase tersebut cukup deras, sehingga di beberapa titik terendah di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Banyumas terdapat genangan setinggi 5-15 sentimeter.
Bahkan, kerikil yang semula berada di bahu jalan turut terbawa arus hingga berserakan di jalanan.
Beberapa ruas jalan yang terkena luapan air dari drainase, antara lain Jalan Raya Pancasan-Karang Bawang yang menghubungkan Ajibarang dan Wangon serta ruas jalan antara Ajibarang-Purwokerto yang kondisinya menanjak.
Selain itu, genangan air juga dijumpai di ruas Jalan Raya Cilongok, yakni di depan Pasar Cilongok permukaannya mendatar.
Akibat luapan drainase ini, arus kendaraan yang melintas di sejumlah jalan tersebut tersendat terutama pada jalanan yang menanjak.
Para pengendara sepeda motor maupun pengemudi mobil menjalankan kendaraannya dengan pelan-pelan, karena jarak pandang sangat dekat dan banyaknya kerikil yang berserakan di jalanan. [ant/bar]