INILAH.COM, Yogyakarta - Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Jl Kapas, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Jumat (30/1) menjadi sasaran lemparan batu oleh orang tak dikenal. Hal ini mengakibatkan beberapa kaca jendelanya pecah.
Kasat Reskrim Poltabes Yogyakarta, Kompol Pitoyo Agung Yuwono mengatakan, aksi pelemparan batu tersebut diketahui Jumat pagi saat seorang karyawan akan membuka kantor tersebut.
"Kejadian tersebut diketahui oleh saksi Arif Bukhori karyawan di kantor MUI DIY. Saat itu dia bermaksud membuka kantor namun dilihatnya beberapa kaca di ruang salat pecah," katanya.
Ia mengatakan, setelah saksi memeriksa ke dalam ruangan ternyata beberapa kaca sudah pecah. Di dalam ruangan terdapat tiga batu yang diduga digunakan untuk melempar kaca kantor itu.
"Saksi juga mencoba memeriksa barang-barang di kantor untuk memastikan apakah ada yang hilang atau tidak. Namun ternyata tidak ada barang yang hilang, sehingga kasus pelemparan kaca tersebut bukan bermotif pencurian," katanya.
Ia mengatakan, tiga buah batu yang diduga digunakan untuk melempar tersebut ditemukan saksi di dalam ruangan sebanyak dua buah dan yang satu buah ditemukan di luar ruangan. "Batu tersebut kemungkinan sengaja dilempar dari jarak jauh untuk merusak kantor MUI," katanya.
Pitoyo mengatakan, kemungkinan aksi pelemparan batu tersebut berlangsung pada Kamis (29/1) malam pada saat kantor sepi karena seluruh karyawan sudah pulang. "Kami masih menyelidiki kasus itu lebih lanjut untuk mengungkap kasus perusakan dan mengetahui motifnya," papar Pitoyo. [*/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !