inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Investasi Malaysia di Mamuju Ditutup

Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh:
Senin, 6 September 2010 | 06:05 WIB
INILAH.COM, Mamuju - Dianggap telah melecehkan Indonesia, investasi Malaysia di Kabupaten Mamuju diboikot.

Hal ini ditegaskan Bupati Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Suhardi Duka, Minggu (5/9) malam. "Negeri Jiran tersebut telah melecehkan kedaulatan bangsa ini," katanya.

Investasi Malaysia di Mamuju ditutup di berbagai sektor, seperti ekonomi, pertanian, perkebunan, perikanan dan pertambangan.

Tidak hanya itu, pemerintah Kabupaten Mamuju juga akan melarang TKI (Tenaga Kerja Indonesia) yang ada di Kabupaten Mamuju, bekerja ke Malaysia.

"Sikap pemerintah di Mamuju ini akan ditindaklanjuti seluruh aparat Pemkab Mamuju sebagai bentuk perlawanan atas pelecehan negara Malaysia kepada negeri ini," katanya.

Negara Malaysia telah berulang kali melecehkan negara ini dengan membuat aksi-aksi yang melecehkan kedaulatan bangsa sehingga investasi Malaysia dilarang masuk ke Mamuju.

Malaysia juga lanjutnya telah mengklaim budaya dan kekayaan alam Indonesia kemudian melecehkan pejabat negara di Indonesia, dengan ditangkapnya petugas Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) di Kepulauan Riau.

"Ini tidak bisa dibiarkan arogansi Malaysia harus diakhiri, mereka telah memperlakukan pejabat kita dengan tidak wajar, ini sebuah pelecehan berat," kata Suhardi. [ant/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
4 Komentar
Bung Hamied @ Minggu, 12 September 2010 | 14:38 WIB
Bupati Kuper..!emosional,dan sooeekk pahlawan kesiangan..belum terjadi apa2 kok, investasi ditutup. memangnya orang investasi itu pakai modal dengkul. seharusnya anda sebagai pemimpin harus menunjukkan sikap yg lebih bijak, tidak tergesa2 pd sebuah keputusan yg tidak berkwalitas. sebaiknya anda harus belajar lebih banyak teori kepemimpinan, sebelum anda ikut Pilkada berikutnya..hee..hee...!!!
Bung Hamied @ Minggu, 12 September 2010 | 14:26 WIB
inilah pemimpin lokal yg kuper, emosional, tidak mampu memaknai sebuah masalah..soeekkk pahlawan kesiangan, belum apa2 kok investasi ditutup, memannya orang investasi itu pakai modal dengkul...Anda sebagai Bupati, atau pemimpin seharusnya bisa bersikap lebih bijak..atau anda masih harus belajar dulu teori kepemimpinan sebelum anda ikut pilkada berikutnya...!!!
Avatar @ Selasa, 7 September 2010 | 18:52 WIB
ssstt.. ada pendukung sby banci nyasar ke sini..liat aja komennya. Bupati mamuju hebat, kami semua bangga kepadamu !!
R4F1 @ Senin, 6 September 2010 | 15:46 WIB
Nga dewasa banget bupatinya ato rada goblok ..kebanyakan nonton TV sama baca koran nih, pasti jadi bupati karena hasil sogok juga indonesia gimana mau maju , orang mau invest ditolak..kaya dah kaya aja daerahnya..
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.