INILAH.COM, Tanegerang - Lubang kotak suara yang kecil membuat pemilih kesulitan memasukan kertas suara. Meski dipaksa, kertas yang tebal tetap sulit masuk. Tak ada pilihan, kotak suara pun dibuka paksa.
Itulah yang terjadi saat simulasi pemungutan suara di Kelurahan Kandang Agung, kecamatan Tigaraksa, Tangerang. Menurut Ketua KPU Tangerang Hasan Mustahli, warga kesulitan memasukan surat suara karena terlalu tebal.
"Terutama untuk surat suara DPRD provinsi, itu ada 2 lembar yag memuat 813 caleg. 1 Partai aja ada 30 caleg," kata Hasan di Tangerang, Sabtu (31/1).
Menurut Hasan, kelipatan surat suara harus sempurna karena berpengaruh ada registensi keabsahan surat suara. Dan dikhawatirkan takutnya cepat rusak. Solusiya, petugas harus menjaga ketat dan proaktif.
"Saat ini kita menggunakan kotak yang lama lubangnya kecil, makanya kita buka. Konon yang baru lubangnya lebih besar," ujar Hasan.
Hasan mengingatkan agar KPU harus lebih memperhatikan hal tersebut. Selain itu, jumlah surat suara dan kotak suara tidak menampung. Setting tempat sesuai peta TPS yang dimuat dalam peraturan KPU nomor 35 tidak bisa diwujudkan.
"Meja cukup dua, ini tentunya kurang untuk kotak TPS, harusnya bisa 3-4," imbuh dia.
Simulasi pemilu ini diiukuti 483 warga di TPS 4 dari Total DPT Kabupaten Tangerang 2.397.902. [ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !