INILAH.COM, Jakarta - PT Eratex Djaja Tbk (ERTX) menargetkan perolehan pendapatan sebesar Rp251 miliar pada 2010.
Hingga semester I 2010, perseroan baru memperoleh pendapatan sekitar Rp99 miliar.
Acting Financial Controller PT Eratex Djaja Tbk, Firman Wahyudi mengatakan perseroan optimistis pendapatan sekitar Rp251 miliar tercapai pada 2010.
Hal ini dikarenakan perseroan telah aktif melakukan road show ke Amerika Serikat dan Eropa pada semester I 2010. Dari hasil road show tersebut, perseroan mendapatkan pembeli baru seperti Mexx, Philip Van Housen dan Tom Tailor.
Pembeli lama juga ada yang meminta untuk penambahan volume, yaitu dari Esprit. "Penjualan semester kedua akan ada perubahan signifikan, karena dari hasil road show kami mendapatkan buyer baru. Hal itu memberikan kontribusi yang cukup besar pada semester kedua 2010," ujar Firman, Jumat (3/9).
Firman menambahkan perseroan juga akan menambahkan kapasitas produksi dari 22 lines menjadi dua kali lipat. Perseroan juga meningkatkan shift kerja dari satu shift menjadi dua shift pada semester kedua 2010. "Kita juga menambah jumlah karyawan dari 2.000 menjadi 4.000 untuk mengantisipasi order yang besar," kata Firman.
Perseroan menganggarkan belanja modal sekitar Rp500 juta-Rp1 miliar pada 2010. Firman menuturkan belanja modal biasa digunakan untuk pemasangan kancing. Perseroan juga akan fokus untuk membuat produk celana pada 2011. Saat ini perseroan hanya memproduksi pakaian. Pangsa pasar perseroan sekitar 70% ke Amerika Serikat dan 30% ke Eropa.
Seperti diketahui, pada semester I-2010 perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp99,57 miliar atau anjlok 35,31% dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp153,93 miliar. Penurunan tersebut disebabkan penjualan perseroan dari sektor ekspor yang menurun sebesar 36,52% menjadi
Rp97,49 miliar dibandingkan periode yang sama di 2009 sebesar Rp153,58 miliar.
Semester I-2010 perseroan masih mengalami rugi bersih menjadi Rp6,67 miliar dibandingkan sebelumnya Rp7,98 miliar atau turun 16,4%. Sehingga, jumlah aset perseroan di semester I-2010 sebesar Rp102,27
miliar atau turun 38,74% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp166,95 miliar. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !