inovasi portal berita
Selasa, 7 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,998.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Sesi Dua, IHSG akan Terus Melaju

Headline
inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Asteria
Senin, 6 September 2010 | 12:12 WIB
TERKAIT
INILAH.COM, Jakarta Siang ini, indeks melesat dekati level 3.200. Kondisi ini bisa berlanjut pada sesi dua, dengan saham pilihan dari sektor perbankan, telekomunikasi, alat berat dan konsumsi.

Pada perdagangan Senin (6/9) sesi pertama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,11% ke level 3.199,7. Demikian pula indeks saham unggulan LQ45 yang naik 1,04% menjadi 604,16.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dimana volume transaksi tercatat sebesar 1,765 miliar lembar saham senilai Rp2,211 triliun dan frekuensi 50.818 kali. Sebanyak 129 saham naik, 54 saham turun dan 79 saham stagnan.

Penguatan bursa didukung aksi beli asing yang membukukan nilai transaksi beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp564 miliar. Rinciannya adalah transaksi beli mencapai Rp950 miliar dan transaksi jual Rp385 miliar.

Hampir semua sektor menguat, kecuali properti yang masih melemah. Sedangkan sektor aneka industri memimpin kenaikan sebesar 3,4%, disusul sektor perdagangan yang naik 2,6%, tambang 1,6%, manufaktur 1,2%, perkebunan 0,9%, finansial dan infrastruktur 0,8%. Kemudian sektor konsumsi yang terangkat 0,3% dan industri dasar 0,2%.

Viviet S Puteri, Analis Anugerah Securindo mengatakan, penguatan bursa siang ini masih akan berlanjut hingga penutupan. Meskipun ada koreksi tipis, namun hal ini tidak membuat bursa tertekan. IHSG hari ini akan bergerak di level support 3.175 dan resistan 3.195, ujarnya kepada INILAH.COM.

Penguatan ini didukung kondisi Wall Street yang akhir pekan kemarin, ditutup menguat lebih dari 1%. Hal ini akibat data tenaga kerja yang lebih baik dari perkiraan, seperti data non payrolls hanya turun 54 ribu, jauh dari estimasi yang turun 105 ribu dan data pengangguran tercatat 9,6%, sesuai estimasi.

Di tengah kondisi ini, Viviet masih melihat peluang penguatan pada saham-saham perbankan, seperti PT Bank Jabar Banten (BJBR) dan PT Bank Negara Indonesia (BBNI). Kedua emiten ini dinilai cukp bagus dengan jaringan yang kuat. "Buy on weakness pada saham-saham ini, katanya.

Menurutnya, saham BJBR saat ini sudah mahal, sehingga investor sebaiknya ambil di level bawah. Apalagi karena emiten ini bagus untuk investasi. Adapun saham BJBR ditargetkan dapat naik mencapai angka Rp14.000 per lembarnya.

Penguatan saham sektor telekomunikasi seperti PT Indosat (ISAT) dan PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) juga diperkirakan masih berlanjut. Selain faktor teknikal yang mengindikasikan kenaikan, sektorini menarik terkait tren peningkatan traffic pembicaraan jelang Lebaran.

Sedangkan saham jagoan lainnya adalah saham sektor konsumsi Unilever (UNVR) dan saham alat berat PT United Tractor (UNTR). Anak usaha Astra ini secara teknikal pola MSCI nya menunjukkan adanya cross, sehingga bisa mulai diakumulasi, katanya. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.