INILAH.COM, Jakarta - Pernyataan Presiden PDK Ryaas Rasyid yang mendukung Jusuf Kalla menjadi capres pada Pilpres 2009 disambut baik oleh Partai Golkar. Namun sulit bagi Golkar menyediakan kursi cawapres untuk Ryaas.
"Tidak mungkinlah, 60% pemilih itu dari Jawa. Masak semuanya diborong sama orang Makassar (JK-Ryaas)," ujar Ketua Harian Bappilu Partai Golkar Firman Subagyo kepada INILAH.COM di Jakarta, Minggu (1/2).
Meski begitu, Firman atas nama Partai Golkar mengucapkan terima kasih kepada Ryaas yang telah memberikan dukungannya kepada JK bila nanti menjadi capres dari Partai Golkar. "Walaupun demikian kita juga harus rasional dalam mendukung capres karena bukan hanya dukungan politis saja tapi juga dukungan realistis dari rakyat," katanya.
Menurutnya, tingkat popularitas dan elketabilitas merupakan modal dasar seseorang yang ingin menjadi capres. Untuk itu kenapa sampai saat ini Golkar belum mengumumkan siapa capesnya, karena masih mempertimbangkan dan menilai siapa figur Golkar yang benar-benar memiliki popularitas dan elktabilitas yang tinggi.
"Tapi setidaknya dukungan itu akan menjadi dukungan moral bagi kita untuk dapat bekerja maksimal pada Pemilu 9 April nanti," pungkasnya. [mut/dil]