INILAH.COM, Jakarta - Tim Sepakbola Junior Indonesia, Biskuat Macan Indonesia 2010, telah kembali dari ajang 20th Arsenal International Soccer Festival yang diselenggarakan di Surrey Inggris, mendarat dengan selamat pada tanggal 10 Agustus 2010 lalu.
Dream team kebanggaan ini berhasil mengalahkan tim Eldon Celtic dari Inggris dengan skor 1-0, meski tidak berhasil menunjukkan performa terbaik di dua pertandingan sebelumnya lawan Actual Soccer Team dan Guildford Town.
Biskuat Macan Indonesia 2010 menunjukkan semangat yang luar biasa, puji Dale Mulholland, Kepala Pelatih Arsenal Soccer School Indonesia.
Tendangan dahsyat Amran, anggota tim asal Makassar, menentukan kemenangan mereka. Sukses ini memompa gairah dan energi, sehingga mereka terus tampil dengan percaya diri dan kembali ke Tanah Air dengan penuh kebanggaan.
Tim Biskuat Macan Indonesia 2010, meski partisipasinya perdana, tampil cukup bersinar di kelompok umur 13 tahun ke bawah.
Fisik kami umumnya lebih kecil dan lebih pendek dibandingkan yang lain. Tapi kami selalu ingat pesan pelatih Dale Mulholland dan pelatih Fandy Ahmad selama di Indonesia untuk menjaga disiplin, dedikasi dan determinasi. Inilah yang membesarkan hati kami dan tidak gentar melawan tim mana pun, cetus Hamza Risfian, Kapten Tim Biskuat Macan Indonesia 2010 asal Surabaya.
Mimpi telah menjadi kenyataan. Itulah yang dirasakan Tim Biskuat Macan Indonesia 2010 ketika berangkat ke Surrey, Inggris pada 31 Juli 2010 lalu. Selama 11 hari lamanya, mereka bergelut dengan gigihnya melawan cuaca dingin yang tidak menentu, mencicipi makanan khas Inggris yang tentu beda dengan menu Indonesia, suasana asing dan juga teman-teman baru dari berbagai negara yang turut berkompetisi dan tinggal di Royal Holloway College.
Putri Happy, Senior Brand Manager Biskuat PT. Kraft Foods Indonesia mengatakan, Semangat anak-anak Biskuat Macan Indonesia 2010 memang patut kita acungi jempol. Meski menghadapi berbagai tantangan serta berusaha keras beradaptasi dengan lingkungan asing, mereka sangat kompak dan terus menjaga mental juara. Tim ini bahkan mendapatkan simpati dan dukungan dari negara-negara lain, khususnya Canada. Hal ini sungguh membanggakan.
Happy juga menyampaikan pengalaman ini sangat sesuai dengan visi Biskuat untuk menjadi pendorong dan penggugah inspirasi bagi anak-anak lainnya untuk berani mewujudkan mimpi setinggi apa pun dengan perjuangan dan tekad bulat.
PT. Kraft Foods Indonesia, melalui produk unggulan Biskuat, optimis bahwa Indonesia menyimpan potensi besar di bidang olahraga sepakbola dan mempunyai sedemikian banyak bibit emas berkualitas pemain bola internasional.
"Oleh sebab itu, Biskuat secara konsisten fokus pada pengembangan sepakbola tanah air, terutama pada kelompok usia muda sebagai calon bintang-bintang lapangan di masa depan", jelas Devy Yheanne, Head of Corporate Affairs PT. Kraft Foods Indonesia.
Selain berkesempatan untuk bertemu, bertanding, bersahabat dan melakukan kegiatan bersama anak-anak dari berbagai negara, tim Biskuat Macan Indonesia 2010 juga menikmati perjalanan wisata seputar kota London, mengunjungi tempat-tempat bersejarah sepakbola, masuk ke stadion kebanggaan Arsenal, Emirates Stadium. Kecuali itu, tentu saja berbelanja cindera mata untuk keluarga.
Perjuangan dan perjalanan panjang yang ditempuh oleh 15 anak ini mulai dari tahap
seleksi di kota asal hingga pelatihan penuh gemblengan, terbayar puas dengan pengalaman berharga selama di Inggris. "Pengalaman ini membuat tekad saya semakin bulat untuk jadi pemain bola profesional kebanggaan bangsa. Sekarang saya percaya tidak ada mimpi yang mustahil diwujudkan, seru Alfath Dwiangga asal Surabaya penuh semangat.[*/van]