INILAH.COM, Kuala LumpurGrup otomotif asal Malaysia, Naza, mengungkapkan sedang melakukan studi dengan raksasa otomotif Amerika Serikat (AS), General Motors (GM), untuk merakit mobil Chevrolet dan akan menjadi basis ekspor untuk negara-negara Asia Tenggara (ASEAN).
"Kami optimis akan merakit mobil GM dalam waktu dekat. Kami ingin investasi GM datang ke Malaysia," ujar Chief Executive Naza Faisal Nasimuddin, Senin (6/9).
Ia menambahkan bahwa lokasi pabrik perakitan Chevrolet ini ada di Gurun, Kedah. Pada bulan Maret lalu Naza menandatangi perjanjian sebagai distributor resmi semua mobil merek GM, seperti Optra, Aveo, Captiva, dan Cruze untuk pasar Malaysia.
Faisal menambahkan bahwa Naza berharap dapat menjual 35.000 hingga 40.000 unit pada 2015, sebelum GM akan menetapkan Malaysia sebagai basis produksi. "GM melihat Malaysia sebagai pasar yang strategis. Kami sedang memperdalam studi agar bisa menjadi basis ekspor negara-negara ASEAN," ujar Faisal.
Sementara itu, analis dari OSK Research Ahmad Maghfur Usman pesimis bahwa Malaysia bisa menjual mobil GM 40.000 unit per tahun. "Target penjualan 40.000 unit sangat ambisius. Konsumen Malaysia lebih memilih merek Jepang karena lebih hemat bahan bakar," ujar Ahmad Maghfur Usman.
Ahmad menambahkan bahwa investasi membangun pabrik untuk memproduksi satu model ditaksir mencapai 20 juta ringgit atau sekitar Rp57 milar.