INILAH.COM, Jakarta - Ramadan dan Lebaran merupakan saat pelanggan dimanjakan karena operator meningkatkan jaringan dan menggelar promo menarik. Tapi di sisi lain operator juga meraup keuntungan.
Operator mengakui masa Lebaran biasanya sebagai masa panen. Pada saat itu masyarakat menggunakan media komunikasi dengan begitu gencar.
Oleh karena itu, kami biasanya mempersiapkan sebisa mungkin. Dibandingkan bulan lalu diperkirakan naik 25% hingga 30%. Jika dibandingkan Lebaran tahun lalu, kenaikan hampir sama, ujar Group Head VAS Brand Marketing Indosat Teguh Prasetya saat dihubungi di Jakarta, kemarin.
Teguh menyatakan menjelang Lebaran, Indosat telah siap secara keseluruhan. Persiapan paling besar adalah menyangkut sarana layanan data yang ditingkatkan hingga 250%. Kenaikan itu bisa mengakomodir data dari pelanggan hingga 100 tera byte per hari.
Sedangkan layanan SMS ditingkatkan 200% sehingga bisa mengelola 900 juta perhari. Peningkatan paling kecil adalah layanan voice sebesar 120%. Meski begitu, kami mampu menampung penggunaan hingga 700 juta menit perhari, kata Teguh.
Hal senada juga diungkapkan Head of Corporate Communication XL Febriati Nadira. XL yakin kecil kemungkinan pelanggan akan mengalami gangguan telekomunikasi selama Lebaran.
Bagi XL, momentum Ramadan merupakan peristiwa spesial. Lebaran, Natal dan tahun baru merupakan salah satu peristiwa di mana operator giat memberikan keuntungan bagi pelanggan. Kami telah menyiapkan berbagai promo dan layanan untuk meningkatkan aktivitas di bulan Ramadan sekaligus menjalin tali silaturahmi, kata Nadira.
Nadira mengaku optimis bahwa Lebaran tahun ini akan dinikmati masyarakat Indonesia dengan nyaman di saat mudik. XL mengaku sudah melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari menjelang datangnya Ramadan dan Lebaran.
Kami sudah pasti menyiapkan segala sesuatunya dari awal. Pertama, kami melakukan peningkatan kapasitas jaringan hingga dua kali lipat meskipun peningkatan kami prediksi sekitar 30%. Jumlah ini cenderung lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang sebesar 20%.
Nadira menambahkan. XL telah melakukan uji kualitas jaringan sebagai wujud persiapan sekaligus pelaksanaan perintah pemerintah. Kami juga telah melakukan uji kualitas jaringan di 14 kota khususnya di jalur mudik. Tindakan ini diambil agar masyarakat yang melakukan mudik dan berada di wilayah terpencil masih bila melakukan kegiatan sama seperti di kota tempat tinggal.
Persiapan menjelang Lebaran tidak hanya dilakukan oleh operator besar tetapi juga pemain baru, Axis misalnya. Lebaran kami memprediksi ada kenaikan traffic. Kami telah mempersiapkan hal ini dengan mengembangkan jaringan dan infrastruktur di beberapa area. Saat uji coba kualitas, success coverage kami mencapai 99%, ujar Head of Corporate Communications AXIS Anita Avianty.
Meskipun begitu, AXIS belum berniat melakukan perbandingan dari tahun lalu. Coverage tahun lalu jauh lebih sempit dibandingkan sekarang, jadi tidak sepadan jika ingin dibandingkan, kata Anita lagi.
Tidak hanya itu, AXIS juga mengaku tidak ambisius. Kapasitas jaringan bukan jadi isu yang penting bagi AXIS. Pelanggan kami belum terlalu besar dibandingkan operator yang telah lama beroperasi. Jadi kami lebih fokus terhadap kebutuhan pelanggan kami saat ini.
Sikap optimistis operator disambut baik Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Kami menyambut hal ini mengingat operator memang harus memberikan yang terbaik demi loyalitas pelanggan. Meskipun begitu, operator tetap harus waspada agar tidak ada lagi masalah seperti penundaan pengiriman SMS, drop call, sulit mencari sinyal dan sebagainya, kata anggota BRTI Heru Sutadi.
Berdasarkan Peraturan Menteri nomor 10-14 Tahun 2008, operator memang diminta melakukan uji coba jaringan sebagai salah satu cara persiapan sebelum menghadapi masa tingginya permintaan layanan.
Peraturan ini dibuat untuk menghindari perang harga yang tidak sejalan dengan kualitas layanan operator. Tiap tahun, khususnya Lebaran, pemerintah bekerja sama dengan operator melakukan uji coba jaringan. Setiap tahun sekitar 5 wilayah yang kami amati, tambah Heru.
Menjelang Lebaran ini, BRTI dan operator melakukan uji coba di rute Jakarta-Merak, rute Jakarta-Cirebon-Losari, rute Jakarta-Bandung-Ngagrek-Ciamis dan rute Semarang-Yogyakarta-Solo. [mdr]