INILAH.COM, Jakarta - Provinsi Banten diusulkan menjadi lokasi pusat pemerintahan baru menggantikan Jakarta.
Provinsi Banten dapat menjadi pilihan pertama yang tidak terlalu jauh, namun berada di kawasan yang lebih mudah menuju ke dan dari Bandara Soekarno-Hatta, saran Ketua Lembaga Studi Pengembangan Wilayah, Muda Mahendrawan di Jakarta, Senin (6/9).
Menurut Muda pemindahan Ibu Kota harus melihat manfaat dari berbagai aspek, tidak hanya pemerintah pusat saja. Tetapi multi efek ikutannya yang berdampak luas terhadap pembangunan nasional.
Dalam kondisi ekonomi dan keuangan Negara sekarang ini, perpindahan ke luar Jawa akan menjadi beban besar bagi Negara lantaran harus memperkuat infrastruktur. Baik bandara, jalan, air bersih, listrik, gedung kantor pemerintah baru maupun fasilitas-fasilitas penunjang lain, belum lagi kondisi sosial dan budaya masyarakat, paparnya.
Wacana pemindahan pusat pemerintahan kembali mengemuka setelah Presiden SBY kembali menyampaikannya saat buka bersama dengan pengurus dan anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Jakarta Convention Center, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (3/9). [mah]