Senin, 28 Mei 2012 | 10:29 WIB
Follow Us: Facebook twitter
80% Warga Makassar Tak Tahu Mencontreng
Oleh:
web - Senin, 2 Februari 2009 | 03:11 WIB
INILAH.COM, Makassar - Sekitar 80% warga di Makassar dinilai belum paham mengenai tata cara mencontreng pada pemilu legislatif April dan pilpres pada 8 Juli mendatang.

"Berdasarkan pantauan kami, persentasi warga yang belum paham tata cara memilih dalam pemilu mendatang sangat tinggi. Bahkan ada yang kaget melihat ukuran kertas suara yang seperti kertas koran," ujar Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PKS Makassar, Muzakkir Ali, di Makassar, Minggu (1/2).

Dengan banyaknya warga Makassar yang tidak tahu bagaimana cara mencontreng, menurut dia, tidak hanya menjadi tugas KPU dalam mensosialisasi pemilu, tapi juga tugas parpol. Parpol, lanjut dia, harus ikut berperan dalam mensosialisasikan kepada masyarakat bagaimana cara mencontreng yang benar.

"Tingginya jumlah warga yang tidak paham, bisa menjadi hal yang sangat mengkhawatirkan," katanya.

Muzakkir menjelaskan, banyaknya warga Makassar yang tidak paham cara mencontreng bisa dilihat dari pemilih yang sudah memutuskan untuk tidak menyalurkan hak pilihnya. Kondisi ini tentunya akan mengurangi partisipasi pemilih.

Sehingga, lanjut dia, jika hal tersebut terjadi, maka menjadikan tingkat partisipasi pemilih pada pemilu mendatang lebih rendah dibanding pemilihan kepala daerah (pilkada) Makassar, pada Oktober 2008.

"Belum lagi potensi suara tidak sah akan semakin besar. Ini harus menjadi perhatian kita semua," ujarnya. [*/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.