INILAH.COM, Jakarta - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) membukukan kerugian bersih hingga 143,11% menjadi Rp302,782 miliar pada semester I-2010, dibandingkan posisi yang sama 2009 hanya Rp124,543 miliar.
Demikian publikasi laporan keuangan BNBR di Jakarta, Selasa (7/9). Kerugian ini meningkat akibat adanya kenaikan beban pajak sekitar 18,27% dari Rp3,305 miliar menjadi Rp3,909 miliar. Ditambah dengan beban bunga yang semakin membengkak dari Rp171,071 miliar menjadi Rp908,060 miliar.
Bukan hanya itu saja, perseroan ini mengalami beban administrasi bank sekitar Rp17 miliar, dari sebelumnya hanya Rp14 miliar serta beban pokok penghasilan yang meningkat dari Rp1,671 triliun, kini menjadi Rp3,996 triliun.
Kendatipun demikian, perseroan mampu membukukan keuntungan dari penghasilan usaha bersih dari Rp3,463 triliun, menjadi Rp6,033 triliun, dengan laba usaha yang sedikit naik dari Rp399 miliar, menjadi Rp508 miliar. [cms]