INILAH.COM, Jakarta - Paruh pertama di 2010, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) mencatat kenaikan utang repo sebesar Rp416,915 miliar, atau naik 455,88% dari posisi sebelumnya hanya Rp75 miliar.
Demikian penjelasan resmi BNBR di Jakarta, Selasa (7/9). Sebelumnya, BNBR pernah melakukan Repo kepada Recapital Securities Rp155 miliar, Bapindo Bumi Sekuritas Rp50 miliar, Sekuritas Indopasific Investasi Rp29 miliar, dan Panin Sekuritas Rp25 miliar.
Selain membukukan lonjakan rugi repo, perseroan juga mencatat kenaikan utang pajak dari Rp141,714 miliar, menjadi Rp272,693 miliar. Ditambah dengan utang dividen yang bertambah menjadi Rp51,850 miliar, dari sebelumnya Rp38,127 miliar. Selain itu, utang obligasi perseroan naik dari Rp2,221 triliun, menjadi Rp3,356 triliun. [cms]