INILAH.COM, Jakarta Dua penggemar luar angkasa asal Denmark gagal meluncurkan roket pertama bikinan mereka sendiri ke luar angkasa.
Juru bicara mereka, Sophie Dalgaard mengatakan sekering yang bermasalah menjadi penyebab kegagalan peluncuran roket sepanjang 30 kaki (9,2 meter) itu dari perahu dekat pulau Bornholm di Laut Baltik. Demikian laporan Daily Mail.
Dalgaard mengatakan mereka akan mencoba lagi namun belum mengatakan kapan pastinya. Danes Peter Madsen dan Kristian von Bengtson merupakan penggagas proyek 35 ribu pound (Rp484 juta) itu. Mereka memiliki izin peluncuran roket di zona uji militer dan berakhir pada tanggal 13 September.
Mereka berharap prototipe roket seberat 1,6 ton itu mampu mencapai ketinggian 30 km. Peluncuran tersebut merupakan langkah awal mereka mewujudkan mimpi terbang ke ujung luar angkasa.
Dalam pernyataan dipublikasikan di situs internet, mereka menyatakan proyek ini adalah usaha luar angkasa suborbital nirlaba yang sepenuhnya didasarkan pada sponsor dan sukarelawan. Misi kami adalah meluncurkan manusia ke luar angkasa."
Kami bekerja mengembangkan kendaraan luar angkasa suborbital yang dioperasikan oleh manusia dengan ukuran pesawat luar angkasa mikro. Tujuan misi ini 100% untuk kedamaian dan tidak membawa bahan peledak, nuklir, biologis dan bahan kimia. Kami ingin membagi semua informasi teknis kami sebanyak mungkin dalam peraturan kontrol ekspor Eropa. [nic]