INILAH.COM, Jakarta Rekomendasi jual banyak terjadi pada perdagangan terakhir bursa. Namun, para analis meyakini indeks dapat bertahan di zona positif. Apa alasannya?
Isfan Helmy Asad, misalnya. Analis dari Water Front Securities ini mengatakan, meski IHSG di hari terakhir perdagangan akan dilanda aksi profit taking, namun indeks akan bergerak cenderung menguat. Hal ini didukung kondisi ekonomi global yang mulai pulih, menyusul positifnya rilis beberapa data ekonomi, katanya.
Bursa AS ditutup semalam karena libur Hari Buruh. Sementara bursa Eropa ditutup relatif menguat, seiring sentimen penguatan bursa Asia serta membaiknya data manufaktur Inggris di 3 bulan terakhir. Selain langkah bank sentral Eropa yang memperpanjang periode pemberian pinjaman darurat bagi bank-bank bermasalah hingga 2011.
Isfan menambahkan, katalis positif juga berasal dari fundamental ekonomi Indonesia yang kuat, seperti terkendalinya inflasi Agustus serta ekspektasi suku bunga BI rate tetap di level rendah. Selain adanya aliran dana asing yang masuk (capital inflow), ujarnya.
Pengamat pasar modal Ikhsan Binarto mengatakan, investor asing banyak yang menaruh ekspektasi tinggi pada dunia investasi di Indonesia. Hal ini menyusul data fundamental ekonomi yang positif, terutama saat kodisi investasi global tidak menentu. Investor asing pun merasa lebih aman dan menguntungkan untuk berintestasi di Indonesia, meski menjelang libur panjang Lebaran, ujarnya.
Kemarin saja, asing mencatat pembelian bersih (net foreign buy) sebesar Rp 1,052 triliun. Demikian juga pada sesi pertama siang ini, dimana asing masih membukukan aksi beli, meski menurun mencapai r Rp252 miliar
Ikhsan pun meyakini, masih ada peluang lagi IHSG terus mendaki saat perdagangan kembali dibuka pekan depan. 'Apalagi banyak emiten pendatang baru yang akan melantai di pasar modal, seperti PT Harum Energy dan PT Krakatau Steel. Tak heran jika para investor memanfaatkan kesempatan itu untuk kembali menambah portofolionya di pasar modal,'' pungkasnya.
Senada dengan Viviet S Puteri, analis dari Anugerah Securindo yang optimistis bursa akan terus menguat ketika kembali dibuka pekan depan. Hal ini bercermin dari libur Lebaran pada 2009, dimana apresiasi yang dialami bursa sebelum libur, akan bertahan hingga hari raya usai.
Menurutnya, IHSG hari ini akan tetap bertahan di teritori positif, kendati indeks sudah mahal, dengan volume menipis. Dengan sentimen positif pasar global yang secara umum masih terjaga dan derasnya aliran masuk modal asing, kekhawatiran pasar akan ancaman profit taking yang merebak menjelang libur panjang, cukup teredam. Meski ada aksi ambil untung, investor cenderung akan keep sahamnya, ujarnya. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !