Minggu, 27 Mei 2012 | 18:26 WIB
Follow Us: Facebook twitter
GWM Naik, Bunga Kredit Mandiri Berpotensi Naik 10-15 Bps
Headline
inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Rosdianah Dewi
web - Selasa, 7 September 2010 | 16:20 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kebijakan baru Bank Indonesia (BI) yang menaikkan Giro Wajib Minimum (GWM) Premier dari 5% menjadi 8%, berpotensi meningkatkan suku bunga kredit PT Bank Mandiri sebesar 10-15 basis poin (bps).

"Dari simulasi saya kira-kira antara 10-15 basis poin naiknya tingkat bunga," ujar Managing Director Risk Manajemen, Sentot A. Sentosa di Jakarta, Selasa (7/9).

Sentot menuturkan dalam simulasi tersebut terdapat idle fund yang harus dimasukkan dalam GWM. Dari situlah terlihat potensi kenaikan suku bunga kredit sebesar 10-15 bps. "Ada uang yang nganggur itu sekitar 10-15 basis poin per November," jelasnya.

Sentot mengakui peningkatan suku bunga kredit tersebut tergolong besar. Menurutnya, kenaikan tersebut tidak dapat dihindarkan karena perbankan dalam negeri masih membutuhkan penyesuaian untuk mengikuti aturan yang ada. "Tujuan BI kan mengatasi kelebihan likuiditas dengan dimasukkan ke GWM, bukan dalam rangka menaikkan suku bunga. Tapi itu dampak sampingnya, tidak semua orang siap menghadapinya," tukasnya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.