INILAH.COM, MEDAN - Kebijakan pembayaran fiskal bagi masyarakat yang tidak memiliki NPWP sebesar Rp 2,5 juta berdampak pada aktivitas penerbangan internasional. Tercatat 3 penerbangan dari Bandara Polonia, Medan, Sumut, tujuan Penang, Malaysia terpaksa dibatalkan karena tidak ada penumpang.
Informasi dari terminal keberangkatan internasional Bandara Polonia, Senin (2/2), penerbangan yang batal berangkat yakni Malaysia Airlines (MAS) dengan nomor penerbangan MH 863, MAS MH 862 dan Lion Air JT 8286.
MAS MH 863 seharusnya berangkat ke Penang sekitar pukul 13.50 WIB. Begitu pula dengan MAS MH 862 dari Penang sekitar pukul 15.00 WIB. Sedangkan, Lion Air rencananya berangkat ke Penang pukul 12.15 WIB.
Terminal keberangkatan internasional sejak pukul 11.00 WIB terlihat sepi penumpang. Sebab sebelumnya beberapa maskapai yang terbang seperti MAS dengan nomor penerbangan 861 tujuan Kuala Lumpur mengangkut 50 penumpang berangkat pukul 09.10 WIB.
Selanjutnya, Lion Air JT 8288 tujuan Penang berangkat pukul 09.15 WIB dengan penumpang 149 orang, Air Asia QZ 8054 tujuan Kuala Lumpur berangkat pukul 09.40 membawa 103 penumpang, Fire Fly VY 3405 tujuan Penang berangkat pukul 10.30 WIB membawa 27 penumpang.
Pembatalan penerbangan ternyata bukan hanya dialami maskapai yang terbang ke luar negeri. Untuk tujuan domestik, Linus Airlines tujuan Pekanbaru juga membatalkan penerbangannya akibat tidak ada penumpang. Sepinya penumpang membuat sejumlah maskapai terpaksa menetapkan harga tiket murah untuk tujuan luar negeri dan domestik.
Untuk tujuan luar negeri yakni Penang, harga tiket pulang pergi hanya US$ 60. Sedangkan tujuan domestik seperti Medan-Jakarta, Lion Air memasang harga Rp 430 ribu, Mandala Airlines Rp 648 ribu, Sriwijaya Air Rp 492 ribu, Garuda Rp 900 ribu hingga Rp 1,1 juta dan Batavia Air Rp 482 ribu. Untuk tujuan Padang, Mandala Airlines memberikan harga tiket Rp 455 ribu. Tujuan Pekanbaru, Sriwijaya Air memasang harga Rp 650 ribu. [sss]