inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Hatta: Ada Taktik Dagang dalam Kasus SMART

Headline
Hatta Rajasa - inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Rosdianah Dewi
Rabu, 8 September 2010 | 11:35 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah menginginkan agar industri kelapa sawit Indonesia diperlakukan adil dalam kancah perdagangan internasional.

Oleh karena itu berbagai alasan yang menyudutkan industri Crude Palm Oil (CPO) dalam negeri hendaknya dilakukan secara obyektif. Demikian disampaikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa menanggapi diblokirnya sejumlah industri CPO oleh perusahaan internasional dengan alasan
merusak lingkungan. "Kita harus kencang juga menjelaskan jangan sampai sebagai suatu barier untuk semacam katakanlah taktik dagang yang seperti melindung kepentingan-kepentingan mereka," ujar Hatta saat ditemui di kantornya, Rabu (8/9).

Hatta menegaskan harga CPO relatif lebih murah. Jadi jangan sampai industri dalam negeri diperlakukan tidak fair. Apalagi, jika isu lingkungan tersebut hanya dijadikan sebagai taktik perdagangan. "Bagaimanapun, lanjut Hatta, harga CPO relatif lebih murah. Jadi jangan sampai industri dalam negeri diperlakukan tidak fair. Apalagi, jika isu lingkungan tersebut hanya dijadikan sebagai taktik perdagangan," tandasnya.

Sebagai informasi, Perusahaan waralaba Burger King resmi melarang anak usahanya membeli minyak kelapa sawit (CPO) dari perusahaan Indonesia yang dituduh merusak hutan hujan. Jaringan makanan siap saji hamburger yang mendunia ini membatalkan kontrak dengan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMART). [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.